Sadar Dengan Sebuah Kehilangan

source

dakwatuna.com – “Orang yang pandai adalah yang senantiasa mengoreksi diri dan menyiapkan bekal kematian. Dan orang yang rendah adalah yang selalu menurutkan hawa nafsu dan berangan-angan kepada Allah.” (At-Tirmidzi)

Maha Besar Allah Yang menghidupkan bumi setelah matinya. Air tercurah dari langit membasahi tanah-tanah yang sebelumnya gersang. Aneka benih kehidupan pun tumbuh dan berkembang. Sayangnya, justru manusia mematikan sesuatu yang sebelumnya hidup.

Tanpa terasa, kita sudah begitu boros terhadap waktu More

Advertisements

Pacaran again..!!

Pacaran dalam Islam

Kamis, 02/07/2009 16:04 WIBapakah benar dalam islam di perbolehkan pacaran,…???? padahal sudah jelas dlm AL-Quran tidak di terangkan nya adanya pacaran itu! tapi ada sebagian yang menyatakan bahwa pacaran boleh2 aja……

Syla

Source

More

Ta’aruf Pranikah Didalam Al Quran

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya milik Allah Azza Wajalla, atas segala nikmat yang telah dikaruniakannya kepada kita, nikmat Islam, nikmat sehat, nikmat teman-teman yang baik, dan lain sebagainya. Sholawat dan salam tercurah kepada tauladan kita, manusia terbaik sepanjang masa, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, kepada keluarga beliau, para sahabat beliau radhialllahu ‘anhum, serta umatnya dahulu, kini, dan nanti yang berusaha untuk tetap istiqomah dalam menjalankan syariat agamanya. More

Tips Memilih Pasangan

Source

Antara memilih dan dipilih. Begitulah sesungguhnya hidup ini. Hal ini dikarenakan kehidupan manusia di dunia ini sering diwarnai sebuah proses pilihan hidup yang saling susul menyusul, yang selalu hadir dalam dua buah kondisi : Memilih ataukah dipilih! Dan salah satu kenyataan hidup yang tak dapat kita hindari adalah keniscayaan untuk memilih calon suami atau istri sebagai pendamping hidupnya di dunia bahkan hingga di akhirat.

Masalah Pertama Yang Harus Diperhatikan.

Dalam membentuk sebuah keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, pemilihan pasangan hidup merupakan pintu gerbang pertama yang harus dilewati secara benar sebelum masuk kepada lembaga keluarga Islami yang sesungguhnya, sehingga perjalanan selanjutnya menjadi lebih mudah dan indah untuk dilalui. More

Valentine Day..ikut apa ngga ya?

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Sahabat muslim yang dicintai Allah SWT, sebentar lagi tanggal 14 Feb dan sepertinya tidak ada yang tidak tahu hari apa ini :). Ya..ramai orang mengatakan tanggal 14 Feb itu adalah hari untuk merayakan kasih sayang. Banyak muda-mudi menantikan hari itu, bahkan yang paling banyak “merayakannya” di bumi indonesia-yang notabene mayoritas muslim- adalah muda-mudi muslim sendiri. Tanggal 14 Feb itu, yang entah sejak kapan, disepakati sebagai hari “kasih sayang” menjelma begitu rupa menjadi hari dimana kita “diwajibkan” menunjukkan “kasih sayang” kepada “someone special”. More

Kecenderungan Hati (khitbah Langsung Vs Melalui Perantara)

Sourcenya disini,

Kasus 1:

Assalamualaikum wr wb

Wahai ibu yang di rahmati Allah, Bu, dalam tujuan hidup sya yang telah saya rencanakan, sya berniat untuk menikah inysa Alllah 6 bulan-satu tahun lagi. Alhamdulillah saya berkomitmen untuk tidak pacaran dan sebenarnya saya telah menyukai seorang akhwat yang luar biasa shalelahnya.
Dalam suatu kesempatan saya membaca situs Islami bahwa apabila kita sudah siap untuk menikah maka lakukan dengan cara yang baik, yakni bisa dengan cara langsung, atau dengan perantara.

Pertanyaan saya bu, apakah benar Islam memperbolehkan kita untuk menyatakannya secara langsung kepada pihak perempuan. Syukron

Erik

Kasus 2:

Assalamualaikam, Bu Siti yang saya hormati, Langsung saja ya bu,

  1. Bolehkah saya menentukan sendiri/memilih saya calon isteri saya? Maksudnya bolehkah tanpa dicarikan guru ngaji (tentu saja tidak pacaran).
  2. Boleh kah saya mengajak akhwat taaruf atau bahkan khitbah secara langsung? Tanpa perantara. More

“Do u Wanna Know About Pacaran??” II

Lanjutan yang ini :

Sumbernya disini

Bapak memberikan saya dua pertanyaan ini:

1. Apa kau punya data lain (yang ilmiah) mengenai “definisi pacaran yang memang berlaku di masyarakat umum”?

2. Apakah kau punya data obyektif mengenai efek buruk istilah ini?

Jawabannya: Ya, saya punya.

Saya melakukan observasi berupa pengamatan lapangan dan survey yang dilakukan terhadap puluhan responden berusia 19-21 tahun. Tapi, sebelum saya memberikan hasil observasi saya, saya ingin berkomentar tentang satu hal dari tulisan “Ciuman: PR untuk penentang pacaran Islami”. Kita mulai dari hal yang paling mendasar: definisi. Sebenarnya, apa definisi “mendekati zina” yang Bapak maksudkan?. Masalahnya, jika kita ingin mengaitkan dengan apakah pacaran itu mendekati zina atau tidak, maka kita harus tahu hal-hal seperti apa yang disebut “mendekati zina”. Jika aktivitas-aktivitas yang mendekati zina hanya seperti ciuman dan persenggamaan, maka data yang Bapak berikan valid dan tidak bisa dibantah. Karena sejujurnya kita masih bisa berbangga terhadap kultur ketimuran yang cenderung santun yang masih cukup melekat dalam budaya kita, sehingga, ciuman dan seks bukanlah hal yang mudah dilakukan bagi sepasang sejoli yang belum terikat pernikahan. Nah, karena itu, saya mencoba menurunkan standar aktivitas “mendekati zina” itu beberapa tingkat. Salah satunya, yang saya anggap sebagai hal yang mendekati zina adalah berpegangan tangan. More

Previous Older Entries Next Newer Entries