Tidak Mau Putus Dengan Pacar Yang Sudah Dinodai

Source

Tanya; Assalamualaikum wr wb. Dear mba ade.
Saya laki2 20 thn, saat ini saya sedang kebingungan, hubungan saya dengan pacar saya sedang diujung tanduk. Dia meminta putus karena merasa sudah tidak ada kecocokan diantara kami berdua, tapi saya bersikeras menolak berpisah karena kami telah berhubungan intim beberapa kali. Jujur, dari diri saya sendiri saya tidak akan sampai hati dan tidak tega menyetujui kemauan dia untuk putus. Sebisa mungkin saya tetap mempertahankan hubungan kami walaupun pacar saya itu marah, menjelek2kan, mencaci maki & menghina saya agar kami putus, tapi saya tetap tidak ingin kami putus. Saya tidak marah dan menganggap wajar sikap pacar saya yang seperti itu, karena merasa kesalahan ini terjadi akibat perbuatan saya sendiri. Saya merasa diri saya sangat, sangat bersalah dan berdosa. Dalam pikiran saya terbesit, bagaimana masa depan pacar saya jika kami benar2 putus? Apakah dia mampu bertahan menghadapi semua ini? Ada kah laki2 yang mau menerima dia apa adanya jika kami benar2 putus? Itu lah yang membuat saya tidak akan sampai hati melepas dia walopun dia sangat menginginkan kami putus. Saya sangat ingin betaubat dan ingin membimbingnya di jalan Allah. Saya sangat menyayanginya, saya sangat ingin mempertanggungjawabkan perbuatan saya. Tapi yang terjadi, pacar saya malah mencaci maki saya dan terus menerus berkata bahwa kami tidak ada lagi kecocokan n telah berbeda prinsip dan tetap menginginkan putus, padahal saya telah mati-matian untuk memahami n mengerti pacar saya. Apa pun kemauannya telah saya turuti mulai dari selalu mengalah, tidak menentang kemauannya, memberi dia perhatian lebih dan semua yang dia inginkan saya usahakan bisa terpenuhi tapi selalu saja berujung pada keinginannya untuk putus (sebagai tambahan cewe saya termasuk tipe cewe yang mudah berubah mood & keras kepala). Karena itu apa yang harus saya lakukan menghadapi semua ini mba? Apa jalan terbaik yang harus saya tempuh? Jujur, saya punya niat akan terus bertahan sampai akhir demi menyelamatkan hubungan kami berdua, karena berbagai alasan saya di atas.. Terima Kasih.

Jawab:

Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Jika saya katakan bahwa apa yang kamu lakukan dengan pacarmu itu adalah sebuah perbuatan dosa besar, tentu kamu sudah mengetahuinya. Karena saya baca diuneg-unegmu kamu berkeinginan untuk mengajak pacarmua bertobat.

Jika saya katakana bahwa perbuatan zina itu adalah sebuah perbuatan yang amat terlarang didalam Islam dan bagi pelakunya harus melakuan taubat Nashuha dan benar-benar minta ampun pada Allah SWT tentu kamu sudah tahu. Karena di uneg-unegmu kamu mengatakan akan membimbing pacarmu di jalan Allah SWT.

Untuk kedua point diatas, saya senang membacanya. Semoga kamu tidak berputus asa dan t idak pernah merasa lelah dalam menjalani jalan taubat ini. Taubat untuk sebuah perbuatan zina harus dilakukan dengan cara meminta ampun kepada Allah SWT, benar-benar menyesalinya dan berjanji untuk tidak akan pernah mengulanginya lagi diwaktu-waktu yang akan datang serta mengiringi penyesalan tersebut dengan banyak-banyak melakukan perbuatan yang baik, banyak melakukan amal sholeh dan kebajikan serta semakin memperbanyak melakukan ibadah.

Baik, sekarang baru kita bahas masalahmu.
Hampir semua wanita rasanya memiliki sebuah mimpi yang sama, yaitu memiliki seorang suami yang setia, bisa membuatnya merasa sebagai seorang dewi (baca= merasa bisa terbang kea wan karena tersanjung oleh cinta dan perhatian yang diberikan oleh pasangannya), bisa melindungi dirinya, bisa membimbing dirinya dan merupakan sosok yang memiliki kelebihan dibanding dengan dirinya (sekecil apapun kelebihan itu). Untuk detail selanjutnya dari gambaran pangeran impian ini umumnya bersifat amat subjektif. Pada gadis A, yang dimaksud dengan bisa membimbing dirinya itu mungkin dalam bentuk sifat kebapakan dan penyabar; tapi bagi gadis B yang dia maksud dengan bisa membimbing dirinya itu mungkin dalam bentuk usia yang terpaut jauh lebih tua dari dirinya; lain lagi bagi gadis C yang menggambarkannya dengan sosok yang memahami ilmu agama dan membimbing istriya untuk memahami dan menerapkan ilmu agama tersebut. Semuanya bersifat amat subjektif pada tiap-tiap orang tergantung pada karakter dan sifat serta budaya seseorang. Ada gadis yang mematok kaku standar yang dia inginkan, ada yang lebih lunak (beberapa point terpenuhi sudah cukup), ada yang amat sangat fleksibel (yang terakhir ini biasanya karena budaya yang membentuk dirinya mengajarkan dia untuk menjadi sosok seperti ini, sosok yang supel, mudah menyesuaikan diri dan easy going). Standar tentang pangeran impian ini rasanya memang sebuah keharusan bagi seorang wanita. Ini karena pada si pangeran impian tersebutlah dia kelak akan menghabiskan sisa hidup bersamanya, bersama-sama menghidupkan sang waktu dan bersama-sama dalam susah dan senang sampai akhir usia. Inilah yang dilihat oleh seorang wanita ketika dia berhubungan dengan seorang laki-laki dan memutuskan bahwa laki-laki inilah yang akan menjadi suami dan ayah bagi anak-anaknya.

Tapi, dalam perjalanan waktu, kadang tanpa sengaja terungkap sisi buruk dari pangeran impian yang dia temui. Bukan sisi buruk mungkin tepatnya ya. Tapi lebih kea rah sisi yang tidak berkenan. Hal ini bisa terungkap melalui cerita dari pihak lain yang dia dengar, bisa juga dia temukan sendiri dalam perjalanan waktu. Jika sudah begini, maka ada dua jalan yang harus dia ambil. Memutuskan untuk meneruskan rencana dengan laki-laki yang dia perkirakan pangeran impian tersebut atau menghentikan rencana sampai disini dan berharap akan menemukan pangeran lain yang lebih baik. Keputusan apapun yang diambil, resiko yang harus diterima sama beratnya. Nah, inilah yang sekarang tampaknya dialami oleh gadismu. Dia memutuskan untuk menghentikan rencana untuk bersama dengan dirimu. Kamu, apa boleh buat, harus menerima keputusan ini dengan ikhlas. Nggak usah bingung memikirkan masa depan gadismu itu bagaimana jika putus dengan dirimu karena bisa jadi dalam bayangan gadismu itu, dia akan memperoleh kehidupan yang lebih baik justru jika tidak bersama dengan dirimu dan hal yang sama akan terjadi juga pada dirimu. Tidak usah mempertahankan dia dengan sekuat tenaga karena seseorang yang ingin bebas akan melakukan apapun caranya untuk bisa bebas, termasuk mengeluarkan sisi-sisi buruk dari dirinya yang selama ini tidak pernah muncul di permukaan (seperti jadi galak, jutex, menampilkan diri sebagai figure yang kasar, dll). Bisa jadi dalam benak gadismu, lebih baik putus sekarang daripada bercerai nanti (urusannya jadi lebih ribet, apalagi jika sudah punya anak). Jadi, menurut saya daripada kamu menghabiskan energy dan waktu untuk mempertahankan dia lebih baik kamu berkonsentrasi untuk terus menerus melakukan langkah taubat. Ingat loh, kamu tuh sudah melakukan dosa zina. Jangan main-main dengan dosa besar tersebut, apalagi menganggap sepele. Hukuman bagi seorang pezina yang enggan melakukan taubat itu amat sangat berat. Ayo, mulai sekarang rencanakan titian jalan pertaubatan yang lebih baik yang akan ditempuh.

Demikian semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ade Anita

About these ads

54 Comments (+add yours?)

  1. ziah
    Apr 30, 2010 @ 11:19:55

    assalamualaikum mba.
    saya perempuan 19 tahun.saya pacaran ma lelaki yang baru cerai sama istri nya.umurnya 20 tahun.saya sudah jalan dengan dia 2 bulan ni,tapi saya belum sama sekali berani untuk mmperkenalkan dia dengan orang tua saya,karena saya takut,dengan status dia dudha muda dan juga dia itu hanya lulusan SD karena terbatas dngan biaya,sekarang pun ia belum kerja.saya ingin sekali mba mengenalkan dia dengan oru saya,apalagi semenjak saya dan dia nyampur waktu itu,aku tau itu kesalahn besar,tapi semua dah terjadi.kami ingin kalo hubungan n apa yang kami lakukan tidak sia2 atau putus di tengah jalan.saya juga masih kuliah mba,baru sem.2..dia blg pasti nunggu saya..tapi saya takut mba,dia dah nunggu saya lama2 ternyta ortu saya gag seneng ma hubungan saya..walaupun belum saya coba blg ke mereka.sampe skrg pun saya terus berusaha buat mengajak pacar saya untuk ikut2 pengajian remaja sama saya..biar kita sama2 bisa ngontrol nafsu..dan gag akan ngelakuin hal bdoh itu.
    bagaimana yah mba cara saya buat jelasin ke ortu saya,biar mereka ngerti..dan bisa nerima dia dengan baik tanpa harus tau dulu kami sudah nympur dan dia dudha..kami ingin hubungan kami diketahui oleh ortu saya,,karena ortu dia dah menyetujui hubungan saya dengan dia..
    tolong solusi nya mba..makasih..
    wassalamualaikum.

    admin :
    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Just info saya mas-mas bukan mba-mba :), intermezzo sedikit.

    Melalui kesempatan kali ini, saya ingin memohon maaf kepada teman2 semua yang sudah meluangkan waktu membaca sharing2 yang ada disini, menuliskan komen, dan menanyakan beberapa hal, yang baru dapat saya respon/ atau jawab mungkin setelah beberapa hari atau bahkan minggu. Hal ini semata-mata keterbatasan waktu/ sumber rujukan yang saya miliki saat ini, disamping itu karena saya bukan ustadz/ulama, saya sangat menyarankan teman2 untuk juga bertanya kepada mereka yang dikenal sebagai ustadz/ah/ulama yang baik, atau melalui situs Islam seperti eramuslim.com, syariahonline.com, muslim.or.id, hidayatullah.com, dakwatuna.com, dsbnya.

    Ziah yang dirahmati Allah SWT..

    Membaca pertanyaan mu, terus terang saya merasa miris, miris dengan keadaan/ fakta yang terjadi kepada saudari-saudari muslimah kita yang lain(karena hal ini tidak saja terjadi pada Ziah). Begitu kejinya dosa zina ini hingga orang yang terjatuh kepada dosa ini, merasa begitu berat untuk meninggalkannya. Mengaburkan akal sehatnya untuk dapat memilih mana yang benar dan mana yang tidak benar. Melemahkan harga dirinya sehingga membuat seseorang itu tidak lagi menganggap dirinya “berharga”.

    Ketahuilah saudari-saudari muslimah, seburuk apapun dosa yang pernah kita lakukan (asalkan bukan Syirik kepada Allah SWT), setelah kita kenali bahwa itu adalah dosa besar, maka bersegeralah menjemput ampunan Allah SWT. Jika dengan konteks yang dialami oleh Ziah, maka PUTUS dengan pacar ini adalah satu langkah awal untuk menjemput ampunan Allah SWT. Tenangkan diri terlebih dahulu, jauhkanlah segala hal/ peluang yang dapat menarik kita kepada dosa itu lagi, dan perbaiki kedekatan kita kepada Allah SWT sedikit demi sedikit.

    Allah SWT telah menganugrahkan akal kepada laki2 dan wanita untuk digunakan menimbang2 mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang membawa manfaat dan mana yang membawa mudharat.

    Dari apa yang Ziah sampaikan mengenai profile sang lelaki, terlepas dari dia seorang lulusan SD, faktanya sang lelaki adalah seorang duda muda dan tidak bekerja. Biasanya yang berlabel “duda” ini sudah pernah merasakan madu wanita, dan ketika siklus keinginan sang “duda” muda ini sedang memuncak, maka dia akan mencari cara untuk memuaskan nafsunya ini. Ditambah lagi kondisinya yang tidak bekerja, semakin menguatkan keinginan diantara perut dan lututnya ini segera dipuaskan dan sipuaskan. Nafsu syahwat yang sebagiannya adalah energi ini, tentunya akan melemah jika dialihkan melalui kegiatan yang bermanfaat semacam bekerja, ditambah lagi jika seseorang itu mengendalikannya dengan berpuasa. Tetapi jika lelaki ini seorang duda, tidak bekerja, tidak juga dekat dengan nilai-nilai amaliah Islam, maka laki2 seperti ini harus kita jauhi, karena ia hanya akan menjadi parasit bagi sekitarnya.

    Kalaulah putus dari laki2 ini masih Ziah pikir sesuatu yang memberatkan, bukalah mata hati Ziah selebar-lebarnya, coba Ziah bayangkan masa2 yang sudah dilalui bersama laki2 ini, manfaat apa yang Ziah dapatkan??..saya dapat katakan dengan pasti, sedikit sekali yang Ziah dapatkan. Karena sedikit perhatian yang laki2 itu tawarkan, Ziah tukarkan dengan “kehormatan” Ziah sebagai seorang wanita dan seorang muslimah. Padahal Allah SWT telah memberitakan kepada setiap laki2/ wanita mukminat agar halalnya “kehormatan” wanita itu hanya melalui ijab qobul pernikahan. Singkat kata jika Ziah tidak putus dari laki2 ini sesegera mungkin, berapa lama lagi Ziah akan mengalami kerugian demi kerugian karena mempertahankan sebuah hubungan yang Ziah sendiri tahu bahwa hal ini bukanlah termasuk perbuatan yang baik. Dan tentu tidaklah sebanding nilainya jika kehormatan diri kita gadaikan demi sebuah hubungan yang malah mendatangkan murka Allah SWT.

    Masa depan Ziah masih panjang, tanggungjawab ziah saat ini adalah berbakti kepada orangtua dengan sebenar-benarnya bakti. Meskipun mungkin apa yang ortu sampaikan, Ziah anggap/ pikir sebagai sesuatu yang salah, tetapi selama apa yang ortu sampaikan tidak menyalahi ketentuan Allah SWT dan RasulNya, maka mematuhi ortu adalah wajib dan sewajib-wajibnya!. Sebagaimana juga tanggungjawab Ziah sebagai seorang muslimah, maka Ziah wajib bertaqwa dengan sebenar-benarnya taqwa. Jika tahu perbuatan itu salah dan berdosa besar, maka jangan sekali-kali mendekatinya, kalaupun pernah mendekatinya maka bersegeralah menjemput ampunan Allah SWT. Analogi melaksanakan kewajiban mematuhi ortu dan Allah SWT ini harus sama/ bahkan lebih “rasanya” dengan segala daya, upaya dan perhatian yang kita curahkan demi kuliah kita(atau hal2 yang kita senangi), bagaimana kita harus mematuhi jadwal masuk kuliah, mengerjakan paper2, melaksanakan UTS-UAS, membayar Semester, mematuhi tugas dari dosen, dsbnya..jika untuk urusan kuliah saja yang notabene masih dibiayai oleh ortu kita sedemikian “patuh”nya maka untuk urusan yang jelas2 dari ortu dan Allah SWT serta untuk kebaikan kita didunia dan akhirat, maka kita harus lebih2 mengupayakannya dengan sungguh-sungguh.

    Allahu’alam
    Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

    • ziah
      May 11, 2010 @ 19:21:55

      selain jalan “PUTUS” apa mas?
      mnurut saya..saya gag mungkin putus dengan keadaaan bgni..
      tlong dunz kasih solusi nya..

      admin:
      Alasannya apa?? karena terlalu cinta?? karena telah “berhubungan”?? karena diancam?? karena…?? apapun alasan untuk tidak putus, yang kemudian muncul, sejatinya hanya mungkin akan “menentramkan” diawal, tetapi akan berlanjut dengan kesulitan demi kesulitan.

      Dan jika ziah memilih untuk “PUTUS” segera, diawal mungkin akan terasa berat, tetapi yakinlah, karena ziah memilih ini karena Allah SWT dan ortu, semua akan berlanjut kepada ketenangan hati dan kuatnya iman. Permohonan maaf dan ridho ortu, dekat dengan ampunan dan ridho Allah SWT. Hanya dengan keridhoan ortu dan ridho Allah SWT, hidup yang kita jalani akan selamat didunia dan akhirat. Allahu’alam.

      Reply

  2. fimah
    May 20, 2010 @ 09:59:58

    Assalammu’alaikum mba……..
    aku nikmah aku punya pacar yang namanya fidri. aku pertama jadian sama fidri pada tanggal 15 januari 2009. kita sama-sama saling mencintai dan menyayangi mba, dan kami tidak ingin dipisahkan mba. gini ceritanya, pertama waktu awal-awal aku pacaran sama dia itu kita ngejelininnya wajar-wajar aja. tapi setelah dapat beberapa bulan kiita terlalu berlebihan ngejalininnya ini. sampai-sampai aku pernah terkena kasus disekolah sama dia dan sampai ada panggilan orang tua juga. aku dan dia ngerasa tambah enjoy menjalani kisah cinta kita yang seprti ini. dan sampai kita terkene kasus yang ke dua disekolah. dan kita ngerasa bersalah banget sama kedua orang tua kita. kita ingin mengulang semuanya kembali ke awal lagi dengan menjalani hubungan yang wajar-wajar aja. tapi setelah aku bicara sama pacarku ini dia kayaknya berat buat ninggalin gaya pacaran kita yang sering terkait dengan hubungan seks. sebenarnya aku udah mulai tidak betah kalau menjalani seperti ini. aku ingin ngerubahnya seperti awal-awal kita pacaran dulu. dan aku ingin hubungan aku ini direstui oleh ke dua orang tuaku dan ke dua orang tuanya dia. karena aku ingin selalu direstui sama orang tua kita masing-masing. gimana caranya agar kami bisa mendapatkan restu dari masing-masing orang tua kami. dan bagaimana caranya agar pacar aku ini bisa nerima apa keputusan aku ini. tolong dibalas dengan cepat ya mba???
    wassalammu’alaikum

    admin:
    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Fimah yang dirahmati Allah SWT…

    Ingatlah prinsip2 dibawah ini :

    Kebaikan itu apa2 yang menenangkan hati, dan dosa itu apa2 yang meresahkan hati.

    Amaliyah yang baik itu baru diterima jika niat dan amaliyah itu tidak bertentangan dengan aturan Allah SWT dan RasulNya.

    Kata cinta, mengandung sebuah tanggungjawab yang besar. Dan sebuah tanggungjawab yang besar, mengharuskan seseorang untuk meikrarkannya dengan sungguh2. Dalam konteks hubungan diantara 2 orang lain jenis, maka ikrar itu kita kenal dengan “Ijab Qobul’ pernikahan.Jadi jangan percaya laki2 yang “ngakunya” cinta tetapi hanya berani “ngajak” pacaran.

    Pacaran termasuk perkara yang mendekati zina. Melakukan pacaran hanya menjerumuskan diri kepada perbuatan zina yang menghinakan. Menghindari pacaran berarti menjauhkan diri dari perbuatan zina, dan menyelamatkan harga diri dan kehormatan yang telah Allah SWT amanahkan kepada kita.

    So, jangan pacaran..

    Taubatlah dengan sungguh2 atas segala dosa yang pernah diperbuat, insyaAllah ketika waktunya tiba, Allah SWT sudah siapkan pasangan yang jauh lebih baik bagi kita guna meraih ridho Allah SWT didunia dan diakhirat..aamiin.

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  3. ibnu zaid
    May 24, 2010 @ 15:00:12

    Semoga Allah Swt selalu merahmatimu dalam mencari kebaikan.. Aminn..

    Reply

  4. syadrians
    Jun 03, 2010 @ 10:16:22

    que sangat mencintai pacar que,maka dari itu aq g mw putus dari dia,v gimana caranya biar hubungan q bisa berlangsung panjang,,blz cepat yach mba

    admin :

    Saya bukan mbak.. saya mas.. alias laki2 :D.

    kalo cinta.. jangan pacaran.. nikah aja ya.. dijamin hidupnya pasti lebih tenang.. lebih bahagia.. dan pastinya jadi lebih hidup .. tapi kalo cari jalan selain menikah.. siap2 susah.. dan pastinya dekat dengan zina.. :D.

    Reply

  5. baburinix!
    Jun 30, 2010 @ 10:12:10

    izin membaca dan pasang link….
    terimakasih atas info infonya…moga bermanfaat…amien

    Reply

  6. andri
    Jul 28, 2010 @ 18:35:51

    Ass. mbak
    ni andri, aq punya pcr namanya vi_ jujur mbak aq bingung, selama ni hubugan aq dg_nya di pisah jarak, aq percaya padanya walaupun jauh. tp semuanya kelam krn ada ke 3. (dia menghianati ketulusanku) hatiku sungguh terpukul setelah mengetahui.

    tak tau ada angin apa hingga dia menemui aq, kami bertemu dengan wajah yang gugup dia berkata “andri jujur aq sayang n cinta dgnmu, tp di balik kata2nya itu dia bilang, ada orang yang mau mengajak dia nikah.
    _aq terkejut mendengar ucapannya, dia mengakui kesalahannya terhadapku. dia bilang (andri) silahkan apa yang kau mau dariku, setelah beberapa menit kami pun melakukan di luar norma agama.

    setelah hubungan itu selesai, aku sempat berfikir, kalau dia mau menikah sama orang lain, kenapa dia menyerahkan dirinya kepadaku pada saat itu..!!

    ni yg membuat saya bingung.
    tolong andri mbak,
    apa jawaban dari semua ini.

    wassalam

    admin:

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Astaghfirullahaladzim..

    Andri yang dirahmati Allah SWT, pertama saya bukan mbak2 :). Kedua, membaca ceritamu, terus terang saya juga bingung. Bingungnya begini, apa yang menjadi perhatianmu justru pada point “..kenapa dia menyerahkan dirinya kepadaku pada saat itu..?”, kenapa bukan pada point telah terjadi sebuah perbuatan dosa yang sangat dibenci oleh Allah SWT yakni perzinahan?????

    “Abu Hurairah berkata: ‘Iman itu suci. Orang yang berzina, iman meninggalkannya. Jika ia menyesal dan bertaubat, imannya kembali‘ (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Syu’abul Iman, di-shahihkan Al Albani dalam Takhrij Al Iman, 16)
    Tidakkah Andri melihat betapa dahsyatnya efek dari dosa zina ini? Dicabutnya iman dari hati orang yang melakukannya, kecuali ia bertobat dengan sebenar2nya tobat(taubatan nashuha). Dan apalah artinya hidup didunia jika tanpa ada iman? kerugianlah yang ia dapatkan didunia dan diakhirat, na’udzubillah.

    Saat ini yang dapat kami sarankan kepadamu agar bertaubatlah dengan sebenar-benarnya taubat kepada Allah SWT, perbaiki kedekatan Andri kepada Allah SWT, karena besarnya dosa zina ini dan efek kehancuran yang dibawanya bagi mereka para pelakunya, maka haruslah disikapi dengan segera. Allahu’alam.

    Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  7. kevnemo
    Aug 11, 2010 @ 08:10:54

    ini yang punya blog mas-mas ya??

    mungkin karena namanya Ade Anita mas..
    jadi tolong ditulis aja di judul blog..
    “Blognya Mas Ade Anita” :))
    atau setidaknya di home ada konfirmasi kalo pemilik blognya laki-laki..
    hehe.. biar yg baca blog nggak “ngeyel” terus :)

    admin :
    hehe… oo mungkin saja karena ada “mba ade anita” nya.. ya :D

    tapi sebenernya artikel diatas hanya copas.. dari kafemuslimah.com, dan mba Ade itu salah satu PIC untuk rubrik “uneq-uneq”. Sebagai informasi unntuk setiap artikel copas, saya juga sertakan “Source” nya yang terdapat diawal artikel(mungkin terlewat pada saat membaca judulnya :) ), agar pembaca dapat menggali lebih dalam lagi(bertanya langsung) dari sumber aslinya.

    Jazakallah :)

    Reply

  8. kevnemo
    Aug 11, 2010 @ 08:13:57

    syukron.. wassalaamu’alaikum wr. wb.

    Reply

  9. Rany
    Aug 21, 2010 @ 20:27:51

    Assalammualaikum, Wr. Wb

    mas, sebelumnya sy ucpkan trims dah mw baca curhatan sy. jujur, saat ne saya bnr2 bingung, bimbang. sy dah pcrn sm psngan sy lbih dri 3 tahun. slm ne kmi melakukan apa yg dinamakan ungkapan sayang n cinta, tapi tdk sampai ke hubungan intim, tp akhrnya kmi sadar bhwa pa yg kmi lakukan adl salah, meskipun ats dasar rasa syg n cinta. sbg cewek sy mrasa dah hancur. tp sbg cowok dy berjnji untuk bertanggung jwab atas sy, untuk menikahi sy. alhmdulillah, setelah sy menyelsaikan studi sy, Allah mmberikan rzki kpd sy untuk bs dptkn pkerjaan yg mapan, sygnya pcr sy tdk sbanding, meski dia lbih dulu mnyelesaikan studiny. ortu sy slma ne tdk trlalu memberi respon terhadpnya, Ne adl beban terberat untuk sy. hal ini membuat sy untuk mencoba membuka hati untuk org lain yg memiliki pekerjaan mapan seperti ortu sy inginkan. kebetulan sblm sy knl pcar sy, sy sdh terlebih dahulu kenal n punya rasa simpatik terhadap salah satu cowok. seperti dah jalan Allah, kami bertugas di daerah yg sama dan berdekatan pula. hal ini membuat kami semakin dekat, hingga akhirnya dy menyampaikan niat nya untuk meminang saya. saya bingung, di 1 sisi keluarga pcr saya sdh mendesak kmi untuk menikah, sementara saya blm siap krn saya takut ortu saya tdk bisa menerima krn alasan pekerjaan yg blm ia punya, dan di sisi lainnya, saya emg bnr2 suka sama tmn lama saya itu, tp saya takut ia tk bs terima jk ia tau keadaan sy sbnrnya, sy jg blm terllu yakin apakh ia bnr2 tulus meminang saya. apa yg harus sy lakukan???

    THANKS

    admin :
    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Rany yang dirahmati Allah SWT, banyak memang diantara kita yang mengatasnamakan cinta dan kasih sayang ketika hendak “melancarkan” usahanya menikmati romantisme yang sejatinya hanya boleh dinikmati oleh mereka yang telah menikah.
    Pacaran sejatinya tidak dikenal didalam Islam. Dan untuk menikah, pacaran termasuk jenis ta’aruf(perkenalan) yang tidak baik, karena didalamnya terdapat banyak hal yang malah membuka berbagai macam pintu zina. Perkenalan yang baik(ta’aruf syar’iyah) adalah perkenalan yang sesuai dengan tuntunan Allah SWT dan RasulNya. Pacaran juga banyak memunculkan konsekuensi2 tidak logis semacam kasus yang kamu hadapi saat ini. Standar pemilihan calon pasangan yang sejatinya harus mengutamakan agama, menjadi bias dikarenakan pengalaman demi pengalaman yang dialami pada saat berpacaran. Jika dikatakan “slm ne kmi melakukan apa yg dinamakan ungkapan sayang n cinta, tapi tdk sampai ke hubungan intim, tp akhrnya kmi sadar bhwa pa yg kmi lakukan adl salah, meskipun ats dasar rasa syg n cinta. sbg cewek sy mrasa dah hancur.” tentunya hal ini sudah cukup menggambarkan jauhnya hubungan yang terjadi diantara kalian. Ketahuilah, jika hal itu masih terus dilakukan, hubungan intim (maaf) diantara kalian hanyalah soal waktu.

    Kembalilah kepada tuntunan Al Quran dan Sunnah, sampaikanlah kepada pacarmu saat ini, bahwa apa yang terjadi adalah sebuah kesalahan besar dan mengundang murka Allah SWT. Konsekuensinya apa? konsekuensinya PUTUS, dan bertaubatlah dengan sebenar-benarnya taubat. Mulailah dengan menghijabi(berjilbab) diri dengan baik(bkn dengan sebaliknya..untuk menutup keengganan dia berjilbab dengan alasan duniawi..dengan mengatakan mau “menjilbabi” hati :) ), dengan kerudung dan baju yang lebar serta disaat yang bersamaan memperbaiki sudut pandang kita tentang hidup dan kehidupan terutama terkait dengan persoalan jodoh. Tentu semua orang mendambakan jodoh yang sholeh dan yang baik agamanya, dan hal itu baru akan menjadi kenyataan ketika seseorang sudah mensholehahkan dan menjadikan dirinya baik secara agama.

    Boleh jadi dari apa yang kamu sampaikan, mengenai sosok pemuda yang jauh lebih mapan secara materi dsbnya adalah isyarat dari Allah SWT agar kamu segera memperbaiki diri. Tetapi yang perlu diingat, dosa sudah terlanjur dibuat dan hitungannya masih berjalan, perbaikilah persoalan ini terlebih dahulu, insyaAllah untuk selanjutnya ada jalan. Allahu’alam

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  10. amel
    Sep 07, 2010 @ 17:07:44

    assalamu alaikum we.wb

    sy ingin brtnya, ku sngat sayang ma mantan aku, soalnya 2 org yg aku syang …
    ku bingung apa kah aku dosa klw aku masih punya prsaan ma dia?
    apa sih hukumnya klw smsan, nlfn dll klw brbicara pakai hati, yg bkn makhromnya?????

    admin

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Ngapain sih mempersulit diri sendiri? :). Putus-putus aja, ga perlu diingat-ingat, karena prioritas hidup(cita-cita dan memperbaiki kesalahan masa lalu) masih banyak yang belum dikerjakan :). Selengkapnya baca yang ini ya .“hati-hati dengan rasa rindu” :).

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  11. muya
    Sep 27, 2010 @ 05:40:14

    ass,
    saya ingin bertanya,saya seorang gadis berusia 20 tahun,saya mempunyai pacar di bawah saya 1 tahun tepatnya ia berusia 19 tahun,,saya sudah terlalu jauh berpacaran dgnnya,jujur saya ingin mmperbaiki smua,saat jauh dari nya saya bisa mengatakan bahwa saya bisa lebih baik dari kemarin,dan Alhamdulillah sholat saya sangat jarang saya tinggalkan,dan sebelum tidur saya slalu berdzikir,tetapi saat bersamanya saya pasti tidak bisa mengelak dari perbuatan hina itu kak,memang hubungan kita sangat harmonis,orang tua saya dan dia sudah sama2 tau dan perbincangan kita slalu mengarah ke hubungan yang lebih serius yaitu pernikahan,yang menjadi pertanyaan saya,apppakah harus saya lanjutkan hubungan ini?
    saya merasa ibadah saya sia2,tetapi disisi lain saya merasa dekat dengannya karena merasa hubungan kita tidak pernah mendapati masalah,,untuk menikah saja btuh waktu lebih lama karena usia kita masih sama2 muda dan sama2 mencari masa depan yang lebih baik.saya harus bagaimana menjalan kan hubungan ini kak,saya ingin hbungan ini menjadi berkah buat saya dan dia di mata Allah,,,,

    admin :

    wa’alaykumsalam warahmatullahi wabarakatuh

    Muya yang dirahmati Allah SWT, didalam Islam, pernikahan adalah salah satu ibadah yang tinggi nilainya dalam pandangan Allah SWT. Dengan pernikahan, apa yang sebelumnya haram diantara dua orang yang saling mencintai(berhubungan badan) dan terhitung sebagai dosa besar yang keji, menjadi halal. Itulah kenapa kemudian, Islam sangat mengatur mulai dari semangat perkenalan(ta’aruf), interaksi, komunikasi, dsbnya dengan lawan jenis dilandasi dengan semangat taqwa. Agar apa yang dicita-citakan (baca: mendapatkan pasangan sholeh/ sholehah) menjadi kenyataan dan terhindar dari perbuatan yang mendekati zina, terlebih-lebih zina itu sendiri.

    Lantas bagaimana jika sudah “terlanjur”? Ketahuilah, sesungguhnya Allah SWT Maha Pengampun segala dosa kecuali syirik. Bertobatlah dengan sebenar-benarnya taubat, tutup semua pintu yang dapat mengarahkan kita kepada perbuatan zina, jika pintu itu adalah pintu pacaran, maka jangan berpacaran. Karena apa yang selama ini Muya anggap dengan hubungan yang “baik2 saja”, sesungguhnya hanyalah fatamorgana yang melenakan, yang menipu pandangan yang lemah, yang menjadikan pelakunya semakin tenggelam dalam lautan dosa, tidak ada tanggungjawab, runtuhnya izzah tidak hanya dirinya sendiri tapi juga keluarga, terlebih-lebih perbuatan dosa yang dilakukan itu dapat mengundang murka Allah SWT, na’udzubillah.

    Perasaan was-was yang ada dalam diri Muya atas apa yang selama ini terjadi sesungguhnya bagian dari hidayah Allah SWT yang Maha Rahim, agar Muya dapat memilih jalan yang lurus, jalan orang-orang yang ketika melakukan kesalahan, maka mereka bersegera menjemput taubat, dan bersungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya kembali. Jangan biarkan bisikan hidayah itu hilang tak terdengar gaungnya dari dalam hati Muya, hanya karena Muya memenangkan bisikan iblis untuk terus menjerumuskan Muya ke dalam hinanya dosa, karena sesunggunya iblis adalah musuh yang nyata, yang selalu mengajak anak keturunan adam untuk mengulangi dan menambah maksiat kepada Allah SWT, wallahu’alam.

    Semoga Muya menjadi wanita sholehah, dan mendapatkan pengganti yang sholeh dari Allah SWT, aamiin.

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  12. mia
    Sep 28, 2010 @ 10:05:36

    gemana y mba klo mntn ngjak balik tpi kita udah punya cowok…tpi jujur aku masih sayang ma mantan

    admin :

    jangan dipikirin.. dan yang terpenting jangan pacaran :).

    Reply

  13. Ky
    Oct 15, 2010 @ 16:58:44

    Assalamu’alaikum wr.wb

    Reply

  14. indra
    Oct 28, 2010 @ 22:42:54

    nama sy indra sy mempunyai pacar yg jauh lebih muda dari sy.. jjr sy sangat menyayangi dy. dan hubungan sy dengan dy sangat dekat tapi kami belum melakukan hubungan (intim), jjr sy tidak ingin berpisah dari dia sy ingin sekali menikah dengannya hanya saja dia masih duduk di bangku sekolah…..bagaimana solusinya………??????????????????

    admin:
    jangan pacaran :). InsyaAllah kalau jodoh tidak akan kemana :).

    Reply

  15. abdullah
    Nov 29, 2010 @ 13:02:35

    assalamualaikum !
    saya punya pacar dan dia di jodohkan sama orang tuanya walaupn dya bilang gk setuju sama cow pilihan ortunya.
    skr pertanyaan saya agar saya bisa mendapatkan keikhlasan yang bisa merelakan kepergiannya gimana pak ust.
    masykuron !

    admin:
    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Salah kalo anda bilang punya pacar :). Anda ga punya pacar, dan tidak seorang pun yang pernah punya pacar. Karena apa? orang yang memiliki itu bebas..sebebasnya menggunakan apa yang dia miliki, mau diwarnai merah silahkan, mo dirobek2 silahkan, mo diapain juga bebas, punya sendiri :).
    Tapi sesungguhnya tidak ada seorang pun yang benar-benar memiliki apa yang ada didunia ini, karena pada akhirnya setiap inci langkah kaki yang kita langkahkan, setiap kata yang kita ucapkan, setiap rupiah yang kita belanjakan, setiap pandangan yang kita arahkan, dan setiap2 yang lainnya akan dimintai pertanggungjawaban oleh Pemiliknya, dialah Allah SWT.
    Jika Allah SWT telah menjanjikan laki2 yang baik untuk wanita2 yang baik, apalagi yang mesti kita khawatirkan. Bahwa pengalaman hidup kita dihadapkan dengan kekasih yang menikah dengan orang lain, asalkan ada iman kepada Allah SWT, maka selesailah urusan :). Artinya, Allah SWT akan ganti yang jauh lebih baik, dari yang kemarin, asalkan kita sabar, menjaga prasangka baik kita kepada Allah SWT dan terus memperbaiki diri agar kita layak mendapatkan wanita yang baik :).
    Jadi..kenapa kita harus sedih terhadap hal yang memang bukan milik kita? ubahlah paradigma berfikir kita, bahwa semua hal yang ada didunia ini adalah titipan, maka ketika Pemiliknya menghendaki sesuatu yang lain, kita pun tidak merasa “gerah” dan “marah”, tetapi justru “berserah” kepada Allah SWT, wa huwa ‘ala kulli syai’in qodiir. Allahu’alam.

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  16. ogy
    Nov 30, 2010 @ 10:51:01

    assalmu’ALAIKUM

    gmn cara kiti taubat nasuha, aku pernah nglakuin dosa besar, terus aku taubat,tp laen waktu aku nglakuin dosa itu lagi, aku nyadar seakan aku cuma maen2 ma aubat aku,(astgrfirullah) tiap hari aku tetap jaga sholat aku,berzikir,selalu memohon ampun,tapi iman aku lemah,aku kalah sama godan setan. tolong sarannya bagai mana meningkatkan kimanan??????

    admin :
    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Ogy yang dirahmati Allah SWT.. sebagaimana yang kita ketahui, bahwa tidak ada seorang anak manusiapun didunia ini yang terbebas dari dosa, kecuali mereka yang Allah SWT kehendaki, seperti para Nabi dsbnya.

    Persoalan kita yang masih sering mengulang dosa..taubat.. mengulangnya lagi..taubat lagi..dsbnya adalah persoalan yang hampir dialami oleh setiap orang. Bahkan Rasulullah SAW bersabda “Arti : Setiap anak Adam bersalah dan sebaik-baik orang yg bersalah ialah yg bertaubat”. [Hadits Hasan Riwayat Ahmad).Banyak tips/cara taubatan nashuha yang dijelaskan oleh para ulama, tinggal kemudian pengharapan/niat dan usaha kita untuk menjemput ampunan Allah SWT itu yang menentukan apakah kemudian taubat kita diterima atau tidak. Berikut 2 link yang menjelaskan tips taubat, dan ciri2 orang yang diterima taubatnya.

    Tata cara taubat nashuha

    Ciri taubat yang diterima

    Intinya jangan pernah lepas dari pengharapan hanya kepada Allah SWT.

    Rabbana dzholamna anfusana, wa illam taghfirlana watarhamna lanakuu nannaa minal khosiriin..amin

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  17. milo
    Dec 05, 2010 @ 19:03:54

    Aslamualaikum ..
    Mas.
    Sya seorang mhasiswa,
    Dn mmpunyai seorang pacar mhsisiwi.,
    Saat ini kmi mnjalin hubgn jarak jauh..
    hbgn kami tlah ckup lama,,dan cukup jauh . .
    Kmi bhkn smpat mlkukan hal2 yg belum spantas na kmi lakukan (tp tidak hbgan intim)..
    Namun itu dlu,,dan skrg kmi brtekad untuk brtaubat dan brjanji utk tdak mngulangi na lagi..
    Hbgan kmi pun brjlan hrmonis ,.
    Smpai swtu ktka,
    Sya mndgar pngjian yg mbhas ttg pacaran,,
    Dan sya ktakan pda pcar saya ni,bhwa pcran itu haram,dan saya ingn mnjemputnya dengan halal,swtu saat nanti..
    , .rupa na kputusan ini bert baginya,
    Bagi saya juga..
    Trus trang,
    Slama dgn na,dia itu motivasi buat saya,
    Saya termotivasi utk brubah ke arah yg lbih baik.,
    kmi pun slalu saling mengingatkan sholat,.,
    Kluarga saya sudah mngenal dia,,bgitupun sbalik nya..
    Dan Rasa nya,smakin saya mncintai nya,,
    Smakin brgairah iman saya,untuk mngaji,blajar dsb.,
    Dan Smakin brtambah kcintaan saya pda Allah,.,
    Yang ingn saya tnyakan,,
    salahkah jika saya mencintai nya krna Allah,
    Dan bolehkah hubngan ini trus brjalan tp dalam btas2 yg d perbolehkan agama (misal smsan atau telp2an,krn ini juga sbg motivasi diri saya..)
    Smpai nti kmi mmutuskan siap untuk menikah..?

    admin :

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Jadikanlah motivasi perbaikan diri hanya karena dan kepada Allah SWT. Jangan jadikan motivasi perubahan itu karena manusia yang lainnya, karena perkara ini boleh jadi termasuk perkara syirik kecil.

    Pada prinsipnya Islam tidak melarang pertemanan antara laki2 dan wanita, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, dsbnya apakah dengan media tulisan, sms, telp, dsbnya, boleh2 saja. Tetapi ketika interaksi itu mulai menghadirkan apa2 yang termasuk ke dalam perkara mendekati zina(baca: zina kecil – semacam zina kecil/berkkhayal – zina mulut/ dengan saling merayu dsbnya) maka kita harus bersikap tegas dan mengambil jarak. Sanggupkah kalian berdua menjaga adab Islami hingga kalian menikah nanti? Atau..pernahkah berfikir untuk bersabar dan memampukan diri, agar menjemput sang kekasih ke pintu pernikahan, meski status masih mahasiswa? Karena “keberanian dan kemampuan” menikah adalah persoalan mental, mereka yang bermental hanif dan ingin menyegerakan menikah, maka insyaAllah, Allah SWT akan tunjukkan jalan :). Allahu’alam.

    wassalamu’alaykum warahmtullahi wabarakatuh

    Reply

  18. lebay
    Dec 24, 2010 @ 19:27:59

    gimana ea caranya dia sudah punya pacar eung,,,,,,! hikh,hikh,hikh” disuruh putus malah di ceramahin dweh,,,,! hmmmmmm :|]

    admin :

    kan yang penting sudah disampaikan, kalo belum tergerak untuk mengikuti, ya bukan urusan kita lagi, karena hidayah Allah SWT adalah bagi siapa yang Dia kehendaki :). Itulah mungkin kenapa kita harus sering mengulang2(minimal dalam sholat wajib) doa agar ditunjuki jalan yang lurus. Karena dunia penuh tipu daya yang melenakan, yang dapat membelokkan orang dari jalan yang lurus, Allahu’alam

    Reply

  19. bobby
    Jan 10, 2011 @ 01:52:01

    assalamualaikum !
    saya bobby ,20thn!
    saya ingin tahu cara laki2 mencintai wanita dan wanita mengerti laki2 dalam ajaran islam .trmsksh

    Reply

  20. vivi
    Jan 21, 2011 @ 23:48:44

    Assalamualaikum wr wb.
    mas,,
    saya vivi..
    saya punya pcr ,,,kami udah jalan selama 2 taun lebih dan melakukan hubungan yang seharusnyah belum kami lakukan..
    begini,,awalnyah dia sangat baik sampai akhirnyah dia meminta yg seharusnyah nga’ kami lakukan..
    tp dengan melihat mukanyah yg tulus,,serta rsa syg saya yg sangat menyayanginya,,akhirnyah hubungan itupun terjadi..
    setelah 2 minggu berlalu,, saya mencium sifatnyah yg sangad berbeda dari yg kemarin2.
    dia semakin egois,keras kepala,kurang perhatian,suka marah2,pokoknyah sudah tidak terlalu memikirkan perasaan saya lagi..
    sampai akhirnyah dia mengucapkan kata PUTUS ..yg sangat saya tdk inginkan dan tdk menduganyah..
    saya pun semakin lemah dihadapannyah,,tdk tau lg mesti berbuad apa lagi,,yg sya tau semenjak kejadian itu,,hanya bisa menuruti apapun kemauannyah..meskipun dosa sering sya lakukan,,karena takut jika tidak menuruti kemauannyah dia akan meninggalkan saya nntnyah.

    saya tidak tau harus berbuad apa??saya sangat menyesal bisa seperti ini,,
    rasa sakid sering kali sya rasakan ,,dan dia tak pernah peduli akan hal itu.

    saya tau apa yang saya lakukan ini adalah dosa besar..
    tp sy tdk tw harus berbuad apa?
    sya pernah berfikir untuk meninggalkannya,,tp sy masih tdk bisa untuk menerima resiko yang akan terjadi.

    saya selalu berfikir akan masa depan saya nntnya sperti apa?
    saya tdk berani untuk mengambil resiko..
    tolong mas berikan solusi yg bisa menjawab rasa sakit saya selama ini..!!

    admin :

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Mba Vivi yang dirahmati Allah SWT.. keselamatan dan kebahagiaan hidup didunia hanya akan didapat, dengan berusaha menjalani kehidupan ini sesuai atau sedekat mungkin dengan aturan2 Allah SWT dan RasulNya. Terlebih jika menyangkut persoalan rasa suka dengan lawan jenis. Maka ketetapan Allah SWT dan RasulNya akan hal ini sungguh-sungguh ketat, karena jika salah memilih sikap, maka perzinahan lah yang terjadi, na’udzubillah. Jika perzinahan yang terjadi, maka hidup kan hanya ber”tuhan”kan nafsu, tidak memiliki izzah(harga diri) dihadapan manusia, dan bahkan dekat dengan azab Allah SWT, na’udzubillah.

    Allah SWT Maha Mengetahui karakter hamba2Nya, itulah kenapa ada aturan untuk menundukkan pandangan, memanjangkan kerudung sehingga menutupi dada, tidak berpakaian ketat, tidak berbicara dengan cara yang menggoda, tidak berdandan secara berlebihan sehingga mengundang mata2 non muhrim untuk turut menikmatinya dan berkhayal, tidak berdua2an dengan lawan jenis non muhrim, dsbnya. Aturan ini bukan untuk mengekang manusia sebagai seorang makhluk sosial, tetapi untuk “membebaskan” , “menyelamatkan”nya dari resiko(baca:bahaya) yang dapat muncul dari interaksi kita sebagai makhluk sosial.

    Mba Vivi yang dirahmati Allah SWT, perzinahan adalah sehina-hinanya dosa..azabnya tidak hanya diakhirat saja, diduniapun orang yang melakukan zina akan Allah SWT hinakan(dengan menjadikan orang tersebut sulit keluar/ merasa enggan meninggalkan dosa tersebut). Mungkin kita pun sudah banyak yang tahu zina adalah dosa yang besar, tetapi tidak paham seberapa besar dosa zina tersebut. Allah SWT mengurutkannya setelah dosa syirik dan dosa membunuh , na’udzubillah (QS. Al Furqan :68). Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, menjelaskan: “Allah Swt telah mengategorikan zina sebagai perbuatan keji dan kotor. Artinya, zina dianggap keji menurut syara’, akal dan fitrah karena merupakan pelanggaran terhadap hak Allah, hak istri/suami(karena sesungguhnya kita tidak tahu siapa suami/istri kita nantinya), hak keluarganya atau suaminya, merusak kesucian pernikahan, mengacaukan garis keturunan, dan melanggar tatanan lainnya”. (lihat tafsir Kalaam Al-Mannan: 4/275)

    Meskipun begitu..ampunan Allah SWT sungguh luas tak terhingga, karena Allah SWT adalah Rabb Yang Maha Pengampun. Perzinahan sudah terjadi, maka bersegeralah menjemput ampunan Allah SWT. Lakukanlah sholat taubat 2 rakaat, mohonkanlah ampunan Allah SWT dengan disertai penyesalan yang sesungguh-sungguhnya.

    Mohonkanlah agar Allah SWT angkat kehinaan ini dan menggantikannya dengan keampunan dan keselamatan. Anak “tangga ampunan” Allah SWT yang berikutnya adalah menyatakan “PUTUS!!!” berhubungan dengan si penzina tersebut. PUTUSKAN segala hal yang dapat “menghubungkan” memory Mba Vivi dengan si penzina tersebut, apakah melalui hp/telp..facebook..YM..bahkan sampai PINDAH KOST(jika ngekost :) )dsbnya, katakan dengan tegas bahwa ‘perbuatan yang kemarin adalah perzinahan yang telah mengundang murka Allah SWT, dan katakan bahwa saya ingin bertaubat, dan saya sarankan engkaupun bertaubat kepada Allah SWT’. Jangan ditunda2..karena khawatir kebaikan(memohon ampunan Allah SWT) yang ditunda-tunda hanya memberikan waktu ekstra bagi iblis la’natullah ‘alaih untuk menggoda mba Vivi agar kembali ke jalan yang hina tersebut..maka janganlah ditunda2!. Tidak ada cinta dalam perzinahan, kecuali nafsu rendah hewani, dan kita adalah manusia muslim, yang mengimani Allah SWT dan RasulNya, maka tidak ada pilihan melakukan zina kecuali akan mengikis(bahkan akan mencerabut) keimanan kita kepada Allah SWT, na’udzubillah.

    Masa depan adalah ‘misteri’, apa yang kita khawatirkan tentang masa depan adalah sesuatu yang berlebihan. Iya kalau umur kita masih 50 tahun lagi, bagaimana jika umur kita hanya sampai esok hari, atau tengah malam nanti, sedangkan masih banyak dosa kita kepada Allah SWT belumlah sempat untuk kita mohonkan ampunan. Jika kekhawatiran itu terkait dengan jodoh kita yang akan datang, yakinlah..semakin baik kita menjaga diri, maka Allah SWT akan “mempersiapkan” seorang pasangan yang selevel dengan kita, karena wanita yang baik hanya berhak untuk laki2 yang baik, itulah janji Allah SWT. Kalaupun pada akhirnya, tidak Allah SWT pertemukan kita dengan pasangan didunia, insyaAllah Allah SWT pertemukan kita dengan pasangan diakhirat kelak disyurga Allah SWT. Artinya..”seburuk2nya” konsekuensi dari taubat yang kita lakukan, masih jauh lebih baik dan lebih membahagiakan kita, daripada hidup dalam linangan dosa dan kehinaan dalam pandangan Allah SWT.

    Pokoknya sekarang Mba Vivi sholat 2 rokaat, mohonkan ampun, dan segera PUTUSKAN! sicowok dan jangan dengarkan lagi tipu daya iblis yang keluar dari mulutnya. Hanya kepada Allah SWT kita berharap, dan semoga Mba Vivi selalu istiqomah dijalanNya..aamiin.

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  21. Katsiyrudz Dzunub
    Jan 31, 2011 @ 23:25:21

    Eramuslim.com is a good website :)
    iya bener tUh, klo ad yg mo di tanyakan atao d’share lebih baik lg tny kpd seseorg yg lebih paham agama Ustadz/ah, Ulama,Kyai…

    Reply

  22. hanifah
    Feb 10, 2011 @ 09:24:40

    Asslmlkm…
    sy seorang guru tk di skh n msh mahasiswa…
    sy mempunyai hubungan dgn seorang ikhwan yg sholih.bagaimana cr sy supaya dia masih mau berhubungan dgn q…krn akhir2 ini dia semakin soleh n semakin menjaga jarak dgn q,,,?n sy merasa ingin di lupaknnya…
    sukron ats nasehatnya..
    wslmlkm

    admin :

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    jika hubungan yang terjadi lebih banyak mendatangkan mudharat(zina-zina kecil/ perkara yang membuka pintu zina) maka “menjaga jarak” adalah salah satu nasehat(hidayah) dari Allah SWT agar kalian berdua dijauhkan dari dosa zina. Bersabarlah ukhti, jika kesiapan dari masing2 pihak akan pernikahan sudah ada, maka bukanlah suatu yang hina jika ukhti berinisiatif untuk mengetahui lebih jauh apakah si ikhwan memiliki keinginan (menikahi ukhti) yang sama. kalaupun kemudian diketahui, ternyata si ikhwan belum/ tidak memiliki keinginan untuk menikahi ukhti, maka serahkanlah semua kepada Allah SWT. Yakinkan bahwa ini hanyalah satu dari sekian fase ujian yang akan meningkatkan derajat ukhti. Dengan bahasa yang lain, Allah SWT akan gantikan ikhwan yg kemarin dengan sosok ikhwan yang jauh lebih baik lagi, yang pada waktu dan moment yang hanya Allah SWT yang tahu, kalian kaan dipertemukan.

    Intinya, segala hal dalam hidup, pekerjaan kita, pembicaraan kita, pertemanan kita, perkenalan kita, dsbnya, arahkanlah kesemuanya hanya untuk menggapai ridho Allah SWT. Allahu’alam.

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  23. atisna
    Feb 16, 2011 @ 00:39:06

    aku laki” 26 thn
    mau mo minta tolong bagai kata” untuk pacar
    “ucapan perminta maafan kepada wanita yang sudah di nodai”.

    admin :

    gini kata2nya (misal namanya Tini) :

    “mmm.. Tini.. maafkan aku selama ini, hari ini aku akan datang ke ortumu.. kamu aku lamar ya.. ”

    bersamaan dengan itu, jangan lupa mohon ampun sama Allah SWT, semoga Allah SWT mengampuni, karena Allah SWT Maha Pengampun.

    Reply

  24. dickab
    Feb 18, 2011 @ 16:47:12

    assalamualaikum warohmatullah wrb.
    nama sya dicka, saya baru berumur 16 tahun .
    disini saya mempunyai pertanyaan dan nasehat yang pas atau saran yang mungkin mas admin bisa membantu saya ..
    begini saya sudah menjalani hubungan “pacaran” sudah 1 tahun lebih .
    tapi ada hal yang saya ga suka darinya ..
    yaitu hobby dia ngedance ..
    mengapa? karena saya tak suka melihat dia menari dengan gaya yang membuat org bernafsu dan menyoraki nya ..
    dengan memakai pakaian pendek ketat dan tak berkrudung ..
    dan saya pun tak berani melihat dirinya di atas panggung bersama temannya ..
    yang saya tanyakan bagaimana saya memberikan nasehat untuk nya agar dia mengerti dan membawanya kejalan yang lebih dekat dengan allah SWT,

    admin :

    wa’alaykumussalam warahmatullah

    Maaf dicka, saya terlambat membalas pertanyaanmu.
    Saran saya, jangan pacaran! selesai :D. Dicka tidak perlu merasa “tak suka melihatnya menari dengan gaya bla..bla..bla”, tidak perlu merasa cemburu karena si dia “dinikmati” oleh orang lain, tidak perlu merasa “malu” karena si dia “tidak malu” ketika beraksi, dan “tidak perlu-tidak perlu lainnya”.
    Perasaan seperti ini menguras pikiran, energi, bahkan perasaan kita, seolah-olah hidup kita untuk si dia, seolah-olah tanpa dia hidup kita akan hancur, seolah-olah hidup kita akan berwarna jika bersama si dia, dan seolah-olah lainnya. Inilah lingkaran syetan dalam “dunia” yang bernama “Pacaran”. Jadi kalau mo keluar dari lingkaran syetan itu, maka jangan pacaran. Fokus pada tujuan saat ini, belajar dengan baik, menjadi anak yang sholeh, bersiap memilih jurusan yang bergengsi(jika kuliah), atau bersiap memilih bidang profesi yang menjadi minat kita, dan berbagai hal positif lainnnya, maka hal itu akan jauh lebih bermanfaat, dan tentunya terkait dengan jodoh, maka akan indah pada waktunya, insyaAllah.

    wassalamu’alaykum warahmatullah

    Reply

  25. evi
    Feb 18, 2011 @ 21:31:37

    assalam mualaikum wr.wb

    sebelum saya bercerita saya sangat berterimakasih bnget atas kesediaan ny baca curhat saya.
    mba saya evi,20 thun
    mba saya mau tanya…?
    saya sudah 1 thn lebih sell melakukan hubungan intim sama pacar saya.saya suda berulang kali bilang sama dia sudah la melakukan ini q takut sama dosa q pengen cium harum nya surga n bertaubat tp dia bilang ini yang terakhir kali nya dia selalu bilang begitu,aq perna mintak putus sama dia tpi q g’bisa karna q sayang dan cinta banget sama dia.q perna mintak nikahi biar g’zina lagi tapi dia sekarang msih kulia.
    mba sebaik nya q hrus bagai mna…biar dia g’sll kepikiran mau mintak hubungan sex terus sama aq.aq jujur pengen ajak dia tobat dan kembali kejalan yang benar,q takut suatu saat q hamil q jga kasihan ma dia karna dia baru kulia.mba satu lagi apakan saya bisa di ampuni oleh allah dengan dosa – dosa saya selama ini.dan kalau saya bertobat apakah saya bisa masuk surga.jujur saya sedih dan takut mati saya tidak sanggup masuk neraka.mba tlg saran n jawaban nya…?

    wasalam mualaikum wr.wb

    admin :
    wa’alaykumussalam warahmatullah

    Membaca kisah/curhat seperti ini, terus terang saya sedih sekali. Terbayang.. jika apa yang dikisahkan terjadi kepada saudari/anak/teman/ dan wanita muslimah lainnya, na’udzubillah.

    Mbak evi yg dirahmati Allah SWT, ini bukti bahwa hubungan yang melanggar norma2 agama semacam pacaran hanyalah mengajak pelakunya mendekat kepada perbuatan2 dosa/zina, yang pada akhirnya melakukan perbuatan zina itu sendiri.

    Setiap hati manusia merindukan cahaya iman, tetapi cahaya itu akan sulit menembus hati yang terus dikotori pemiliknya dengan noda dosa. Satu-satunya cara agar cahaya itu dapat masuk dan menerangi hati pemiliknya, adalah dengan membersihkan noda-noda yg ada, dan menjauhi noda-noda yang baru.

    Mohon ampunlah segera kepada Allah SWT, karena umur, kita tidak ada yang tahu. Boleh jadi pada saat kita melakukan perbuatan keji itu, Allah SWT telah menetapkan waktu kunjungan Malaikat maut untuk mencabut nyawa kita. Teriakan ampunan menjadi tidak bermakna, kekalan di neraka akan menjadi tujuan, na’udzubillah.

    Apalah artinya mempertahankan “cinta” kepada si pacar, jika harus menghianati cinta Allah SWT kepada kita hamba2Nya dan menghianati cinta/ kepercayaan ortu kepada kita anak2nya. Apalah artinya “cinta” seperti itu…

    Bersegeralah menjemput ampunan Allah SWT, kemudian segera putus dan tidak berpacaran lagi, pelajari bagaimana Islam mengatur interaksi laki2 dan wanija ajnabi, carilah teman2 yang baik agamanya, dan sering2lah berinteraksi dengan mereka. Allah Maha Pengampun, sebesar apapun dosa anak cucu adam, selama ia sempat bertobat dan tidak melakukan dosa syirik, Allah pasti mengampuni.Wallahu’alam.

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    oya just info..saya mas2..bkn mbak2 : ).

    Reply

  26. Mardi
    Mar 06, 2011 @ 12:49:42

    Assalamu ‘alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh,

    perkenalkan saya mardi. Membaca cerita di atas ternyata banyak sekali yang telah menghancurkan kehormatannya. Semoga diberi hidayah oleh Allah ke jalan yang benar.

    Saya mau cerita, Mardi berusia 23 tahun lebih. Baru lulus kuliah dan belum bekerja. Tidak berpacaran, tetapi karena saya manusia biasa tentunya bisa suka dengan wanita. Awalnya beberapa tahun lalu, cuma saling berpandangan? akhirnya jadi saling suka?

    Sekarang setelah setaun lebih, dia berusaha mengajak mnikah (secara tidak langsung, dari page fb/ guru ngaji/ dll). Padahal belum ada hubungan apa2. Saya kok mrasa dimata-matai habis-habisan. dia bilang secara tidak langsung itu ta’aruf (mengumpulkan informasi). Tapi saya belum bekerja jadi belum bisa menikah. Jadi sakit hati deh dia. Dan saya juga sangat menjaga jarak, biar tidak menghancurkan kehormatannya. Tambah sakit hati dia (terlihat di situs sosialnya).

    Gimana akhi (mas -red)?

    admin :

    wa’alaykumussalam warahmatullah

    Rasa suka itu fitrah. Orang lain tidak bisa melarang apa yang kita suka, kita pun tidak bisa melarang orang lain menyukai apa yang mereka suka, apalagi jika yang mereka sukai itu adalah diri kita.
    Jika memang kemampuan blm ada ditambah tidak ada keinginan untuk menyambut “rasa suka” itu, sampaikan dengan sejelas-jelasnya bahwa kita blm ada rencana ke arah sana, dan doakan dia agar mendapatkan yang jauh lebih baik dari diri kita, selesai. Dan jangan lupa juga untuk bermuhasabah, apakah memang sudah benar proses kita dalam menjaga interaksi dengan lawan jenis? wallahu’alam.

    wassalamu’alaykum warahmatullah

    Reply

  27. fitri
    Mar 11, 2011 @ 12:58:16

    hmm… :-)

    so nice info….
    thank b4, mg bsa jd arahan dan pelajaran buat aq besok….

    sukron katsiron…. :-)

    Reply

  28. Reza Bukhori ZLD
    Apr 30, 2011 @ 21:16:01

    Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh……^_^

    senang sekali rasanya bisa ketemu dan baca-baca komen di Blog ini…… isinya Alhamdulillah membuat saya kembali berfikir bahwa “pacaran” sebelum nikah itu Haram…..selama ini saya selalu dalam keragu-raguan untuk menjalin hubungan dekat dengan lawan jenis yg disebut “pacaran” tersebut….mungkin karena lingkungan pergaulan baik di kost maupun di tempat kerja yg kebanyakan tmn2 saya menjalankan ritual “pacaran”. Alasan dari tmn2 saya, klo tidak pacaran nanti tktnya “seperti membeli kucing dlm karung , mumpung msh muda jadi nakal dulu dan sebagainya…..”

    Saya pernah beberapa kali mencoba pacaran tetapi jarang sekali yg lebih dari 3 hari…. setiap menjalaninya hati nurani seakan-akan tidak terima, saya tahu ini dosa kenapa hrs menjalani ini??? Alhamdulillah selama pcrn itu saya blm pernah melakukan yg namanya hubungan terlarang seperti “SEKWILDA” ataupun “zina kemaluan”…..saya pernah melakukan bibit2 zina seperti zina mata(saling pandang), pegangan tangan, hingga paling jauh 2 (dua) kali saya cium pipi… >_< wew……(tapi tetap aja dosa)

    Untunglah gak sampe ciuman bibir…. karena saya masih berfikir yang pantas/mempunyai hak mencium bibir saya hanya isteri saya kelak….

    maaf sebelumnya Akhi/Ukhti, saya tidak bermaksud riya atau sok suci…..^_^

    Semoga Blog ini tetap Exist dan selalu memberikan Ilmu yang bermanfaat….. Amin Ya Allah….

    Reply

  29. chendis
    Jul 08, 2011 @ 13:55:58

    Assalamu’alaikum wr.wb
    wah ternyata pacaran itu banyak membawa hal yang negatif ya.
    apakah dalam agama islam pacaran itu haram?
    saya sering mendapat pengarahan dari ortu, teman, guru, dll. tentang pacaran ada yang bilang pacaran itu di haramkan dan ada juga yang bilang kalau pacaran itu dibolehkan asal sesuai dengan aturannya.
    saya jadi bingung nih sebenarnya pacaran itu haram gak ya? :D

    selain itu,,saya punya pacar yang umurnya 3thn lbh tua dari saya dan dia juga sekarang sudah kuliah, sedangkan saya masih duduk di bangku sma
    saya baru beberapa hari putus dengan pacar saya, saya capek, karena hampir tiap hari dia mancing emosi saya terus, dia sering cemburuan dengan ku (yah mungkin karena jarak kami cukup jauh) dia sering mengatur-ngatur saya sesuka hatinya. dia selalu ingin minta diperhatikan, sedangkan aku sangat-sangat sibuk di sekolah sedangkan waktu’ku sangat-sangat padat dari pagi sampai sore. saya ngerasa kalau, untuk ngurus diri sendiri aja belom becus ditambah ngurusin orang lain. selain itu pada hari sabtunya dia sering juga memaksaku untuk jalan dengannya, padahal saya sangat capek sekali karena saya baru selesai mengikuti ekskul paskibra. dan apabila saya menolak dia akan terus memaksakan kehendaknya. saya sudah sering minta putus, tapi selalu gagal. :(

    saya ingin membanggakan ortu saya terlabih dahulu. saya ingin belajar dengan sungguh-sungguh, fokus tanpa beban. ya, jadi saya minta putus. saya minta putusnya dengan cara yang baik, saya katakan semua alasan saya untuk putus, saya juga bilang dengan dia “insya’allah kalo jodoh kita nanti pasti ALLAH akan mempertemukan kita. saya pikir semua masalah sudah selesai tetapi diluar dugaan. gara-gara itu dia kabur dari rumah, dia mengancam saya akan bunuh diri. orang tuanya juga meminta tolong kepada saya untuk membantu mereka. saya bingung, takut, dan saya juga merasa bersalah. apa semua yang saya lakukan itu salah??
    apa solusi yang baik untuk saya dan untuk dia? (kalau untuk pacaran dengan dia lagi saya bener-bener gak mau lagi, tapi saya mau membantu ortunya)

    terimakasih ^_^


    admin :
    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    ‘apakah dalam agama islam pacaran itu haram?’ apakah islam pernah mengajarkan tentang pacaran/ atau bentuk hubungan seperti pacaran? seperti mendeklarasikan/mengakui diri sebagai pacar orang lain, sering menghayal pacar, pegang2an tangan, jalan berdua, ngobrol berdua..dan semuanya berdua yang pasti akan menghadirkan keintiman yang mengarahkan pelakunya kepada pintu2 zina. padahal islam mengajarkan sebaliknya, jangan berkhayal tentang yg mesra2 dengan orang non muhrim, jangan berpegangan tangan dengan non muhrim, jangan jalan berdua dengan non muhrim, jangan ngobrol berdua dengan non muhrim secara asyik masyuk, dan kesemuanya yang berbau mendekati zina. dari situ..maka orang2 yang berakal dapat mengambil kesimpulan, apakah islam menghalalkan pacaran? Tapi kemudian ada yang berdalih..”kalo pacarannya ga kaya yg dicontohkan..misalnya ga saling mengakui sebagai pacar, ga berkhayal tentang pacar, ga pegangan tangan, ga jalan berdua..dsbnya.. boleh ga?” kalo ga semua ya ngapain pacaran hehehe, karena apapun nama pacarannya(apakah pacaran islami/pacaran syar’i dsbnya) pasti bersinggungan dengan hal2 diatas :d. Logikanya sederhanya, jika yang berteman saja dapat dengan mudah bersinggungan dengan larangan diatas, apalagi bagi mereka yang saling mengakui sebagai pacar dsbnya.

    Lantas bagaimana solusinya? jawaban saya juga 1 :”jangan pacaran”. Trus kalau si mantan pacar mengancam bunuh diri? jawaban saya : “kasih nasehat ke mantan pacar..bahwa pacaran saja sudah dosa, apalagi bunuh diri..jadi jangan mengganti dosa dengan dosa yg lebih besar.. tetapi dengan taubat. ingat bahwa jodoh sudah ada yang ngatur, dipaksakan pun kalau tidak jodoh pasti bubar..maka fokuslah kepada proses..proses yang baik..proses yang tidak mengundang murka Allah”.

    Kalau dia melibatkan ortunya untuk membujuk kamu, maka kamu pun harus melibatkan ortu kamu untuk menjelaskan hal itu kepada ortu mereka. tolaklah permintaan ortu mereka dengan sopan, sampaikan argumentasi logis baik dari sudut pandang agama, ataupun dari sudut pandang kamu sebagai seorang siswi, kalau perlu print beberapa tulisan yang menjelaskan tentang dalil haramnya pacaran.

    kira2 gitu yah.. jadi jangan terlalu pusing untuk urusan “ancam-mengancam” yang penting luruskan niat, putus pacaran karena Allah SWT membenci orang yang mendekati pintu zina, dan jangan mengulangi kesalahan yang sama. Allahu’alam.

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  30. vins
    Jul 14, 2011 @ 12:48:56

    assalamualakum, wr. wb.

    saya laki2 usia 24, saya sedang dilanda kebingungan dengan kisah asmara saya.
    saya sedang menjalin suatu hubungan dengan seorang wanita, yang usia nya di atas saya sedikit. pertama saya merasa nyaman dengan nya dan hingga saya pun tergoda tanpa berpikir panjang banyak mengeluarkan kata2 manis untuk nya. namun setelah beberapa hari saya menjalani hubungan dengan nya selalu saja timbul pertengkaran dari masalah sepele atau pun yang tak perlu menjadi masalah, dan sekarangpun ketika kami bersama sedikit2 kami cekcok dengan masalah yang yang perlu di besar2kan dan pasangan saya pun selalu mencari2 masalah untuk memojokan saya. mungkin salah saya juga langsung menjalin hubungan tanpa mengenal sifat asli pasangan saya, entah itu karena tergoda ataupun apa saya juga tidak mengerti. lanjut kembali, setiap dalam pertengkaran itu saya selalu mengalah namun lama2 saya selalu terpojokan dan akhirnya saya pun selalu mengeluarka kata untuk berpisah dalam pertengkaran itu, namun pasangan saya tidak mw untuk mengakhiri hubungan ini dengan ancaman bunuh diri. saya sempat berpikir ini masih proses pengenalan tapi dia tak pernah mengerti ataupun mengalah sehingga selalu timbul pertengkaran2 yang berakhir dengan emosi, tapi bila terus2an mungkin ini bukan awal yang baik dalam suatu hubungan. sekarang saya sudah mulai tidak nyaman dengan pasangan saya dan saya ingin meninggalkan atau mengakhiri hubungan dengannya secara baik2 tapi dia tidak pernah mau menerima dengan keputusan saya itu dengan ancaman yang sama.
    saya minta masukan dan solusinya supaya pacar saya mau menerima, rela dan ikhlas berpisah dengan saya.

    saya tunggu solusinya melalui email saya.

    terima kasih,

    wasallam


    admin :
    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    kebetulan saya bukan ahlul pacaran :d, jadi jika ditanya gimana2 tentang pacaran jawaban saya 1 : “saya tidak tahu :D”. Lantas bagaimana solusinya? jawaban saya juga 1 :”jangan pacaran”. Trus kalau si mantan pacar mengancam bunuh diri? jawaban saya : “kasih nasehat ke mantan pacar..bahwa pacaran saja sudah dosa, apalagi bunuh diri..jadi jangan mengganti dosa dengan dosa yg lebih besar.. tetapi dengan taubat. ingat bahwa jodoh sudah ada yang ngatur, dipaksakan pun kalau tidak jodoh pasti bubar..maka fokuslah kepada proses..proses yang baik..proses yang tidak mengundang murka Allah”.

    kira2 gitu yah.. jadi jangan terlalu pusing untuk urusan “ancam-mengancam” yang penting luruskan niat, putus pacaran.. karena Allah SWT membenci orang yang mendekati pintu zina, dan jangan mengulangi kesalahan yang sama. Allahu’alam.

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  31. nizar pakaya
    Aug 09, 2011 @ 21:12:33

    aku ingin kekasihku tetap jadi miliku selamanya ,

    jadi , bagaimana caranya ?

    admin :
    menikah, dan jalani pernikahan sesuai dengan tuntunan agama :).

    Reply

  32. Ndess Syahrien Chan
    Aug 13, 2011 @ 13:15:51

    Assalamualaikum

    nama saya dessy..
    saya merasa bingung dengan hubungan yg saya jalani saat ini.. kami sudah berpacaran selama 7 bulan. Hubungan yg kami jalani memang cukup sulit dari awal.. karena saya menyayangi dia yg notaben nya sudah memiliki pacar. tp saya tetap kekeuh dan terus menjalani hubungan dengan dia. sampai akhirnya dia memutuskan untuk memilih saya. namun, setelah hubungan ini benar” milik kami berdua, perjalanan cinta kami semakin sulit. karena hubungan kami tidak direstui oleh orangtua saya. Orangtua saya khawatir karena profesi dan latar belakang pacar saya yg mereka anggap kurang baik. Meskipun begitu, saya tetap menjalani hubungan ini secara diam”. Namun, saya merasa takut kalau terus begini tidak akan baik untuk ke depannya.. Saya ingin meyakinkan orangtua saya tentang pacar saya. Namun saya belum punya keberanian,karena sebenarnya saya memang dilarang untuk berpacaran sebelum saya bekerja. Pacar saya pun ingin mendapat kepastian dari saya, saya bingung apa yang harus saya lakukan.. saya sendiri tidak tau apa yang terbaik untuk saya.. saya takut salah langkah. saya ingin bisa berpacaran namun dengan restu orang tua.. mohon bimbingannya..

    admin :
    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Mb Dessy yang dirahmati Allah SWT, coba ajukan pertanyaan ini kepada diri mb dan jawab dengan jujur. Apa yang menjadi tujuan mb dari hubungan ini? apakah ada kepastian kapan hubungan itu memasuki pintu pernikahan? apakah hubungan ini mendekatkan mb kepada Allah atau justru semakin dekat dengan maksiat kepadaNya?Apa yang sudah mb korbankan untuk ortu, sehingga permintaan ortu agar mb tidak berpacaran tidak dipatuhi..sedangkan ortu sudah berkorban banyak untuk mb dan kebaikan mb? dsbnya..dsbnya.

    Pacaran itu sendiri adalah sebuah pilihan perkenalan yang salah, maka tidak heran jika kemudian pacaran yang diawali dengan kesalahan, diisi oleh banyak kesalahan akan berakhir juga dengan kesalahan. Kalaupun ada yang berargumen, bahwa ada “kebaikan” dalam pacaran(misal:saling memotivasi dsbnya), tetapi ketahuilah keburukannya jauh lebih banyak(yang ternyata motivasinya tidak tulus, karena menuntut perhatian sang pacar dsbnya2), terlebih jika kemudian banyak larangan2 Allah SWT yang mengatur interaksi antara laki2 dan perempuan non muhrim malah diamalkan oleh mereka yang berpacaran atas nama “cinta”.

    Jika mb Dessy tidak tahu apa yang terbaik untuk mb..dan agar tidak salah langkah, maka kenalilah Allah SWT dan RasulNya, kenali orang2 yang mengenal Allah SWT dan RasulNya, bertemanlah dengan mereka, berinteraksilah dengan mereka, insyaAllah mb Dessy akan semakin kuat dalam menentukan prioritas dan tujuan hidup. Tetapi satu langkah yang pasti untuk melepaskan diri dari kebingungan dan beban saat ini, jangan pacaran! :). Begitu banyak yang telah membuktikan bahwa tanpa pacaran, kita dapat menemukan pasangan sejati, karena memang begitulah yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT, yakni segala sesuatu diciptakan berpasang2an. Persoalannya hanya bagaimana kemudian kita mengoptimalkan cara menjemput pasangan tadi dengan cara yang sesuai dengan tuntunan Allah SWT dan RasulNya.

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  33. martiar
    Aug 14, 2011 @ 19:05:31

    assalamu’alaikum wr.wb.

    mas,, saya seorang laki-laki umur 18 tahun, nama saya martiar lutfi, biasanya dipanggil lutfi..
    begini mas,, sekarang ini saya sedang menjalani hubungan dengan seorang wanita.. kami saling mencintai, saling menyayangi.. dan kami pun berkomitmen bahwa selama kami pacaran kami g mau melakukan hal yang tidak baik.. dan selama hampir 1 tahun ini kami pacaran pun kami pun tidak pernah melakukan hal2 semacam itu.. saya pribadi ingin hubungan kami ini dibawa ke jenjang pernikahan.. tapi setelah kami menyelesaikan studi kami ini.. kebetulan kami satu fakultas dan satu prodi.. yang ingin saya tanyakan.. apakah hubungan kami bisa dilanjutkan? sebagai catatan bahwa kami berbeda umur 1 tahun.. saya lebih muda 1 tahun dari pacar saya.. apakah dalam islam melarang hal tersebut? kenapa orang tua saya seperti g mengijinkan saya untuk melanjutkan hubungan ini? pacar saya baik, sopan, santun, dia rajin beribadah.. gimana cara meyakinkan orang tua saya supaya bisa menerima kami sebagai pasangan? kami sudah merasa saling cocok, saya sayang sama dia.. saya g mau kehilangan dia.. saya pun sudah mengenal dekat orang tua pacar saya.. beliau pun mengijinkan saya untuk mendekati anaknya.. tapi kenapa beda dengan orang tua saya??

    terima kasih.. ditunggu jawabannya mas..

    wassalamu’alaikum wr.wb.

    admin:
    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Pernikahan adalah salah satu ibadah yang utama, dan syarat diterimanya sebuah amal ibadah tergantung kepada 2 hal, pertama niatnya benar, dan kedua caranya benar(sesuai dengan aturan Allah dan RasulNya). Niat mas lutfi insyaAllah niat yang baik (mengarah kepada pernikahan), tetapi cara mas Lutfi (dengan berpacaran) adalah cara yang salah :). Meskipun yang mas Lutfi lakukan tidak seperti kebanyakan pacaran yang “kebablasan”, tetapi tetap saja pacaran itu sendiri adalah sebuah perkara yang salah.

    Karena Islam hanya mengenal atau hanya membenarkan “kepemilikan” diantara 2 orang yang saling mencintai hanya setelah terikrarnya ijab qobul antara si laki2 dengan ayah/wali si perempuan. Artinya bentuk hubungan “kepemilikan” diluar itu adalah salah, yang salah satunya diwakili oleh hubungan yang kita kenal dengan nama “pacaran”. Karena meski tidak ada zina farji’(kemaluan) pada mereka yang pacaran, tetapi akan selalu ada zina hati, mata, kemudian mendorong kepada zina tangan dan kaki, yang pada akhirnya tetap akan menggiring pelaku2nya itu untuk mengarah kepada zina far’ji’, itulah yang telah Allah SWT tetapkan bagi setiap anak adam, Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri. Mata itu bisa berzina dan zinanya adalah pandangan. Lidah itu bisa berzina dan zinanya adalah perkataan. Kaki itu bisa berzina dan zinanya adalah anyaman langkah. Tangan itu bisa berzina dan zinanya adalah memegang. Hati itu bisa berkeinginan dan berangan-angan. Sedangkan kemaluan membenarkan yang demikian itu atau mendustakannya.”(Diriwayatkan Bukhari-Muslim, An Nasa’iy dan Abu Daud).

    Setiap maksiat itu bungkusnya indah. Judi itu bikin orang bisa punya uang cepat, mencuri bisa bikin orang punya barang cepat, menipu bisa bikin orang bisa punya uang cepat, dsbnya termasuk pacaran, bisa bikin orang merasakan “romantisme/kemesraan/dan sejenisnya” secara cepat, tetapi ketahuilah bahwa semua itu tidak akan membawa keberkahan, tidak akan menenangkan hati, yang ada justru mengundang murka Allah SWT kepada kita, na’udzubillah. Ga percaya?? berapa banyak mereka yang berjudi, menipu, mencuri malah makin miskin kelilit hutang, kalaupun kaya keluarganya berantakan, belum lagi berurusan dengan polisi..yang pacaran juga seperti itu, udah kadung cinta ga taunya putus, atau pacaran dengan yang lain, atau malah menikah dengan yang lain, ada yang ga terima akhirnya pacarnya diperkosa, pacar barunya eks kekasih ditusuk/ dibunuh, akhirnya masuk penjara..belum lagi ada yang bunuh diri minum racun serangga :), dan itu baru azab didunia..diakhirat ada lagi :).

    Kenali diri dan posisi mas lutfi dengan baik, setelah itu tentukan prioritas dan tujuan hidup. Bahwa mas lutfi masih muda, baru kuliah dan merasa baru siap menikah setelah kuliah(dan pastinya setelah bekerja/memiliki penghasilan), kuliah yang juga masih dibiayai oleh orang tua, kuliah yang diharapkan oleh orang tua agar mas lutfi mendapatkan penghidupan yang layak, ntah dengan cepat bekerja atau memiliki usaha, atau diharapkan dapat membantu pembiayaan saudara2 mas lutfi yang lain, dsbnya..dsbnya, artinya dengan segala macam tanggungjawab yang ada didepan mata saat ini, keinginan untuk memiliki kekasih mestilah dinomor “seribu”kan terlebih dahulu. Jika hidup diibaratkan dengan menaiki tangga, maka anak tangga “cinta” masih jauh diatas, dan jangan mencapekkan diri menaiki anak tangga yang masih jauh tersebut dengan mengabaikan anak tangga tangungjawab lain yang harus ditunaikan(menyelesaikan kuliah dengan sebaik mungkin, berbakti kepada ortu, belajar agama baik terkait ibadah kepada Allah SWT dan aturan Islam yang mengatur interaksi dengan lawan jenis, mendapatkan/mengusahakan penghidupan yang layak, dsbnya) apalagi cara kita menjemput anak tangga “cinta” itu tidak sesuai dengan tuntunan Allah SWT dan RasulNya.

    Saran kami, jangan berpacaran karena memang tidak sesuai dengan tuntunan agama yang kita cintai. Bertemanlah dengan siapa saja termasuk dengan lawan jenis, tetapi tetap dengan batasan2 yang indah yang sudah ditetapkan dalam agama kita, agar diri kita dan teman2 itu terhindar dari godaan syaitan, yang dengan itu Allah SWT akan menggantikannya dengan nikmat iman, berupa ketenangan dan keberkahan hidup, insyaAllah.

    wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

    Reply

  34. pacaran islami
    Sep 16, 2011 @ 08:19:49

    asss..
    sebelumnya terima kasih aku sudah berbagi curhat disini
    aku cewe berumur 20 th..aku pacaran udah lama udah hampir 2 th 6 bln..
    tetapi aku ngejalanin pacaran yg lama ini aku ngejalanin pacaran longdistance
    selama 2 thn ini berbagai masalah banyak menimpa aku dari hal dia bohongin aku ketauan bahkan aku bohongin dia juga pernah ketauan…
    tetapi masuk tahun ke 2 cwo aku ngerasa jenuh banged sama aku …dan di situ dia deket sama seorang cwe yg menurut dia dia ngerasa nyaman…cwo aku jenuh sama aku akibat aku selalu ga percaya dan aku selalu ngekang makanya dia ngalihin kejenuhaanya dgn deket sama cwe lain tetapi sebeenarnya dia ga sayang ! dan pada akhirnya aku mengetahui ituh semua ,aku marah besar dan aku tambah tidak percaya.sampai akhirnya kita masih tetep jadian dan sekarang dia ga percya sama aku karena kemarin aku jujur ada hal yg pernah aku bohong terhadap dia tetapi aku tidak selingkuh aku bohongin dia ada cwo yg suka sama aku aku ga bilang? dia marah besar sama aku padahal aku berusaha jujur tetapi aku sudah jujur dia malah marah,,aku sayang bgd sama dia aku ga mau tetep terus menempuh sampai jalan nikah sama dia kita berdua juga pernah berbuat zina tetapi tidak sampai melakukan hubungan intim …cwo aku marah dan sekarang kita loose contack aku ga tau bagaimana memeperbaiki hubungan aku aku minta saran sebaiknnya kita putus apa tidak?

    Reply

  35. Bagus
    Oct 04, 2011 @ 12:22:56

    Asslmualikum wr.wb
    sy laki 24 th,sya py pcar nmanya viona,kami pcran udah 1tahun jln smpe skrg mba/mas.naaah yg ingn sy tnykan,kenapa dlu sy pcaran baru brumur 2miggu si dy lgsung mau d ajak brhbngan intim???trus dlm hati sy mlai bfikir apkah dy sdh pernah mlakukan hbungan itu sblum mlakukn ma sy???jujr ja ya sy mau tanya lgsung sy ga enak,tkut trsinggung.please tlong d jwb y mas/mba.byr hdup sy tenang.wassalam

    Reply

  36. andre
    Oct 05, 2011 @ 00:18:40

    assalamualaikum
    mas, saya seorang laki2 umur 20th, saya sangat mencintai dan menyayangi pacar saya. kmi telah menjalin hubungan selama 5th, tapi saya pernah menghianati dia dg selingkuh dan saya sangat menyesali semua itu. dari kesalahan saya itu, pacar saya selalu marah2 dan selalu membahas itu, saya mencoba sabar menghadapinya slama 1th terakhir ini, tapi sekarang saya sudah tidak kuat lagi menghadapinya, tapi saya tidak ingin putus dari dia.
    mohon solusinya mas, apa yg harus saya lakukan agar dia berhenti membahas itu.

    admin:
    waálaykumussalam warahmatullah

    Manusia hidup harus memiliki target dan tujuan. Dari sedikit yang anda sampaikan, punya pacar, kemudian selingkuh, kemudian pacar selalu marah2, dan anda tidak kuat lagi tapi tidak ingin putus dan lain sebagainya, yang tidak lain hanya menunjukkan betapa anda dan pacar anda sesungguhnya tidak mengerti tentang apa yang anda lakukan, dan hanya bertanya “apa yg harus saya lakukan agar dia berhenti membahas itu”.

    Pacaran itu sendiri sudah sesuatu yang “aneh”, tidak diragukan lagi sebagai bentuk perkenalan jahiliyah, yang bumbunya adalah pintu2 zina. Wajar jika kemudian pacaran meninggalkan dan menyebabkan banyak masalah, karena amalannya yang bertentangan dengan tuntunan Al Quran dan Sunnah.

    Saran kami, bertobatlah dengan tobat yang sesungguhnya, pelajari bagaimana Islam mengatur interaksi dengan lawan jenis, perbanyaklah teman2 yang sholeh, ikutlah ta’lim/ kajian2 keislaman, mudah2an dengan bekal itu, menyadarkan anda dan teman anda bahwa banyak waktu yang telah anda dan teman anda buang selama ini, terlebih jika waktu itu dihabiskan untuk berpacaran, semoga Allah mengkaruniakan kita kesabaran untuk mengamalkan kebenaran..aamiin.

    wassalamuálaykum warahmatullah

    Reply

  37. ihsan permana
    Nov 10, 2011 @ 19:09:41

    assalamualaikum mas
    saya ihsan, biasa di panggil is4n, umur saaya baru 17 tahun
    kita ke topiknya aja langsung mas,,
    gini mas , saya pacaran udah hampir 2 tahun,, saya beda satu tahun ma pacar saya,,
    saya menjalani hubungan pacaran nee tanpa di ketahui ortu dari pacar saya,, sampai pada akhirnya kami ketahuan dan di suruh putus ,, tapi saya tak mau.. karna kami masih sama2 sayang bnget.. dan tak mau putus
    pacar saya pun membuat keputusan ragu2 dg memutusi saya sebagai pacarnya ,,
    solusi yg tepat gemana tu mas admin
    tolong ea

    admin:
    waálaykumussalam warahmatullah

    Ihsan.. tau ga arti nama ente dalam agama kita, Islam? :).. ïhsan” itu bermakna sikap selalu merasa mendapat pengawasan dari Allah SWT. Nama ente bagus banget San..itu pemberian ortu ente, doa yang baek dari ortu ente agar memiliki sikap seperti itu. Doa ortu pasti diijabah oleh Allah San, tinggal persoalannya ente tetep dikasih pilihan untuk menjadi seperti itu atau nggak.
    Ihsan tahu ngga, kalo Pacaran = Zina atau minimal mengajak orang untuk mendekati zina, dan zina adalah termasuk dosa besar setelah syirik, membunuh, durhaka pada ortu dsbnya makanya bener banget pas ortu ente tahu ente pacaran, disuruh putus bukan malah didukung kaya sebagian ortu yang blm paham agama. Karena kalo ente ga disuruh putus, trus ente tetep pacaran, meski cuma pegangan tangan, jaln-jalan, berdua ditempat gelap, dll..itu semua dosa San, yang ortu ente dapet bagian..tega ente ngasih ortu bagian dosa? Pendek kata, ente masih dalam tanggung jawab ortu, sekolah masih dibiayai ortu, dsbnya masih dari ortu, pada fase ini banggakanlah ortu ente San, jadilah anak yang sholeh, berbakti kepada ortu, dan penuhi keinginan ortu ente dengan segala cara, selama hal itu bukan maksiat, insyaAllah ketika ente udah lepas dari tanggungjawab ortu, ente udah bisa hidup dari kedua tangan dan berdiri diatas kedua kaki ente sendiri..ente ga kesulitan menjalani hidup, dan hidup ente berkah dunia akhirat karena diliputi doa ortu yang ridho ma ente :).

    wassalamuálaykum warahmatullah

    Reply

  38. dewi
    Dec 12, 2011 @ 21:56:38

    Assalamualaikum mas
    saya dewi, umur saya 24 tahun,, langsung aja ya mas..
    gini mas,,,saya pnya pacar dunia maya alias kenal lewat chatting,,tp saya udah pacaran dgn dy hampir 2 tahun..awalnya pacaran kami biasa aja, dan saling menghargai 1 sama lain,, tp lama2 gaya pacaran kami udah kelewatan batas, walaupun kami jauh,,setiap 2 minggu se x melakukan phone sex, kdg kami lakukan lewat 3G,,saya bingung mas, di 1 sisi saya syg ma dy, disisi lain rasa yakin ga yakin dia itu jadi pendamping saya..karna jarak kami yang berjauhan,,gmn mas solusi nya????? terima kasih

    Reply

  39. Herizal Alwi
    Dec 15, 2011 @ 17:54:10

    Nice word of those comment’s :)

    Reply

  40. Andy Nuralam
    Dec 28, 2011 @ 23:03:29

    Intinya Pacaran Itu adalah haram, sangat jelas keharamannya, Islam sama sekali tidak mengenal istilah Murahan itu, istilah yang sangat dekat dgn marabahaya, selain haram pacaran itu adalah budaya orang kafir yang sangt dilarang oleh agama untuk ditiru, jika ingin mengenal calon pasangan kita islam punya cara yang lebih mulia dan aman, yaitu Ta’Aruf, kita ngk pernah mendengar kisah seorang wanita yg hamil d luar nikah krn taaruf, ngk ada wanita yang mati aborsi karna taaruf, ngk ada pemuda berkelahi karna ta’aruf, ngk ada pemuda relah bunuh diri krn taaruf, karna taaruf itu mmg aman sebab cinta yg terbangun dalam taaruf itu berangkat dari niat ibadah untuk Allah atau cinta yang d dasari iman, bukan cinta yg didasari nafsuh seperti kebanyakan cinta yg bersemi dalam pacaran

    Reply

  41. Andy Nuralam
    Dec 28, 2011 @ 23:25:15

    Intinya Pacaran Itu adalah haram, sangat jelas keharamannya, Islam sama sekali tidak mengenal istilah Murahan itu, istilah yang sangat dekat dgn marabahaya, selain haram pacaran itu adalah budaya orang kafir yang sangt dilarang oleh agama untuk ditiru, jika ingin mengenal calon pasangan kita islam punya cara yang lebih mulia dan aman, yaitu Ta’Aruf, kita ngk pernah mendengar kisah seorang wanita yg hamil d luar nikah krn taaruf, ngk ada wanita yang mati aborsi karna taaruf, ngk ada pemuda berkelahi karna ta’aruf, ngk ada pemuda relah bunuh diri krn taaruf, karna taaruf itu mmg aman sebab cinta yg terbangun dalam taaruf itu berangkat dari niat ibadah untuk Allah atau cinta yang d dasari iman, bukan cinta yg didasari nafsuh seperti kebanyakan cinta yg bersemi dalam pacaran

    Reply

  42. fujiy
    Jan 13, 2012 @ 09:53:39

    Asslmualaikum…
    Saya umur 21th, dan sekarang pacar saya baru 19 th, tapi diya sungguh2 ingin menikahi saya. tapi hub ini sudah berjalan 3 blanan, n lama kelamaan kisah saya waktu dulu dia tahu. Kisah dulu itu memang kesalahan terbesar saya dengan mantan pacar saya. saya memutuskan meninggalkan mantan saya karena saya sudah muak dengan ajakan dia yang ingin memiliki saya seutuhnya….dan kami putus, dia masih ingin meminta saya kembali dengannya, namun saya tidak mau karna saya benar2 ingin bertaubat. dia kekeh ingin dengan saya lagi sampai2 meneror pacar saya yang sekarang n menjelek2kan saya atas masa lalu saya…..tapi lama klamaan dia lelah sndiri dan mengikhlaskan saya.
    saat ini saya takut jika pacar saya yang sekarang tidak bisa menerima saya…karna kisah saya dulu….
    tapi ternyata dia meneerima saya pa adanya,namun saya yang g pede n merasa kasihan karna dia memiliki cew yang buruk…dan g bisa jaga kehormatan….g ad yang dibanggakan atas saya….
    saya minta saranya…tlong ya….

    Reply

  43. Adit
    Jan 17, 2012 @ 09:01:32

    assalamualaikum mas
    Nama saya adit..
    Gini saya sekarang sedang menjalani hubungan dengan seorang wanita.
    Tapi pacar saya ini telah sakit hati karna telah saya bohongi.
    dia pernah minta ke saya untuk ngelupain dia dan membantunya untuk ngelupain saya….
    tapi saya tetap nyakinin dia saya akan berubah dan gak mau lepas dari dia….
    saya pusiing apakah masih ada rasa sayang dan cinta dia hatinya..
    stelah saya berbohong kepadanya..

    Reply

  44. gilang
    Jan 24, 2012 @ 08:21:42

    Assalamualaikum..

    ini pertama kalinya saya punya pacar di usia saya yg sekrg 24th sy mengenali wanita yang usianya 19th.. selama 1 bulan ini kami menemukan byk sekali kecocokan, sering kami berbicara dari hati ke hati utk masa depan kita.. tapi di hari ke 42 dia menceritakan sisi gelapnya, dia pernah dinodai oleh om nya beberapa bulan lalu sebelum kami berkenalan dan sampai sekarang ia om nya masih menghantuinya. dia memang wanita desa yang kesepian dijakarta sehingga perhatian dari om nya sangat ia perlukan sebelum saya hadir di sampingnya kini.. apa yang harus saya lakukan sekarang? om nya memang menyesal dan berjanji akan membiarkan wanita ini bahagia. tapi apakah wanita ini akan bertahan dengan memutuskan hubungan dengan om nya padahal ia sekarg memang sedang membutuhkanny mungkin dari sisi materi yang jujur saya belum bisa bantu penuhi.. apa mereka nanti akan terjebak dalam hubungan itu lagi? saya ragu utk melanjutkannya atau tidak sedangkan sekarang saya sangat mencintainya… mohon solusinya? tolong..

    Reply

  45. umar
    Feb 03, 2012 @ 02:54:42

    ada teman saya,ketika saat ia mau berhubungan intim dengan pacar nya,ia seperti saat mempelai pria mengucapkan ijab kabul,tpi ikrar itu hanya mereka berdua saja,tanpa diketahui orang lain,jadi kata temen saya bahwa apa yang dia lakukan tidak jina


    admin :
    jelas berzina.. pernikahan itu ada rukunnya, semua rukun harus terpenuhi baru dinyatakan sah, pertama ijab qobul, ada mahar, dan 2 saksi(laki2) yg adil. ijab qobulnya harus benar, yakni antara ayah sang perempuan dan calon mempelai laki2.
    jika yg dilakukan hanyalah “ijab qobul” antara 2 insan lain jenis dan kemudian melakukan hubungan intim, jelas ini adalah perzinahan, perbuatan yang keji, yang siksa Allah SWT sangat berat bagi keduanya. Bertaubatlah dengan sebenar-benarnya taubat.

    Reply

  46. ama
    Feb 17, 2012 @ 11:32:32

    assalamualaikum..
    tlg dong d bntu..apa salah jika saya ingin memutuskan hubungan dengan pcr sy dengn alasan karena pemberiannya terlalu berlebihan ..
    wasalamm.

    Reply

  47. tanty
    Feb 23, 2012 @ 15:21:23

    assalamu’alaikum
    hey mba’….
    Q Tanty,..(19)
    tanty pcaran ma Danu (20) bru 1 th,…
    awal’y tnty mengenal dya sbg sosok cwo yg taat pda agama’y,…
    dya prhatian,.. dan taw bgamana menghormati dan menghargai cwe,…
    dlunya Q mendambakan dya, krna Q yakin dya mampu jdi imam yg baik bwat Q.
    knyataan’y, stlah kami jlan beberapa blan, dya brubah,…
    sangat brubah, dya tak lg mengenal sholat,…
    kami trjrumus dlam perbwatan zina,…
    dan tu berlangsung sampai bbrapa bulan,….
    Q yang baru mengenal dunia sprti tu pun larut, n sngat menikmati,…
    namun akhir’y Q menyadari dg smua yang tlah Q perbuwat,..
    sering kali Q mencoba wat bertaubat, kembali mendekatkan diri,..
    namun sering kali kmbali trjatuh,…
    smpai akhirnya tnty berpikir untuk memutuskan’y,…
    namun dya ga maw’,.. dya lakuin sgala hal wat pertahanin Q,…
    tpi Q bnar” pngen lpas dri dya…
    kdang hati Q berkata ” mskipun Q bkan wanita yg suci lagi, tpi Q maw msa dpan Q nda’ brhenti dsini, krna Q taw orang tua n kluarga Q btuh Q”
    wktu itu danu maksa Q wat ngajak Q wat menikah,…
    ktika Q ngmong Q pngen ptus dari dya krna nda pngen berbwat zina lg,…
    namun tnty msh pngen brjuang wat kluarga Q yg bsa dbilang ” nda’ mampu ”
    krna Q nak 1, Q jdi hrapan mereka, Q jdi cntoh adik” Q,…
    Mkanya tnty nda maw bru” menikah,….

    mba’,…
    tlong ksih Q pendapat, n solusi eah,….

    trimakasih……
    wassalamu’alaikum wr.wb………

    Reply

  48. hambaAlloh
    Mar 18, 2012 @ 21:07:44

    bagaimana menyikapi segala ujian saat bertaubat


    admin : “Wahai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”(QS Al Baqarah:153)

    Kenapa sabar didahulukan daripada sholat? boleh jadi Allah ingin mengingatkan kita akan berbagai nikmat yang telah Dia karuniakan, betapa banyak nikmat Allah yang berlalu begitu saja, tanpa sempat kita bersyukur, tanpa pernah kita berterima kasih, dan memikirkan semua itu, memikirkan berbagai nikmat itu, nikmat karena Allah telah menganugrahkan fisik(panca indra, kesehatan, kesempurnaan tangan kaki, dsbnya) yang sempurna, nikmat keluarga yang baik, nikmat akal yg sempurna, dan yg terutama nikmat karena kita termasuk orang-orang yang beriman.

    Ketidaksiapan manusia dalam menghadapi ujian saat bertaubat, adalah indikasi masih kurangnya dia bersyukur terhadap berbagai nikmat Allah (yg tentunya sangat banyak) dan fokus kepada ujian(baca:kesulitan). Padahal, jika saja kita mau mengingat2, dan menghitung2, berbagai nikmat yang telah Allah anugrahkan kepada kita, maka dengan izin Allah, ujian apapun, akan kita sikapi dengan penuh percaya diri, karena apapun yang terjadi(senang dan susah) sejatinya adalah dari Allah. Maka sikap sabar terhadap ujian, adalah dengan menyelesaikan ujian tersebut dengan sikap positif kepada Allah, dan usaha yang maksimal.

    Adapun sholat, adalah “waktu” konsultasi kita kepada Allah, Allah memberikan waktu utama(baca:sholat wajib) untuk melakukan konsultasi, tetapi Allah pun tidak membatasi hambaNya yang ingin berkonsultasi lebih(baca: sholat sunnah) agar lebih tenang, dan lebih mantap hatinya dalam menjalani ujian dari Allah.

    Maka bagi orang2 yang beriman, sikapilah segala ujian saat bertaubat dengan sikap sabar, yakni sikap yang terbaik, positif, maksimal, yang dilandasi oleh rasa syukurnya yang besar kepada Allah, serta menjaga “komunikasi” kepada Allah, agar dikarunikan ketenangan, kekuatan dan kejernihan hati, insyaAllah setelah kesulitan ada kemudahan :).

    Reply

  49. suciyanti ramadhan
    Mar 21, 2012 @ 20:22:12

    assalamu alaikum :)
    saya mau curhat dung mas, gini, aku punya seorang sahabat yg dah aku anggap kakak sendiri, kami sangat dekat. sampai-sampai teman-temanku mengira aku dan dia ‘pacaran’, pdahal nggak, brniat untuk pacaran aja, gak prnah trlintas dipikiranku koq. trus masalahnya, dia pernah bilang sama saya, suatu saat nanti dia pasti akn hdup bersama saya. dengan alasan dia sangat sayang kpd saya. padahal setau saya dia sekarang punya pacar, dan dia brsama pacarnya sudah pernah brhubungan seks, sehingga berat bagi mereka berdua untuk berpisah. bagaimana saya harus menghadapi masalah ini ? dan apa yg harus saya katakan kpada kakak saya ini ?
    jazakillah khoir :)

    Reply

  50. fauzan habibi
    Mar 25, 2012 @ 09:18:43

    saya fauzan umur21 tahun…..saya binggu mau putus sama pacar saya.. karna ingin bertaubat dan menjauhi dari zinah…ingin sperti dulu rajin sholat.. tpi skrng yidak pernah mbak. jarang2. tpi saya pewrnah melakukan maksiat berulang kali…mbk. sAYA ngk tega memutaskan pacar saya. dan saya masih sayang mbk..tpi sering saya bermipi.. saya disuruh sengan nenek yng sedang sholat di masjid yng sangatt besar.. dia menyuruh saya sholat dan sholat.. pertanda apa itu mbk…..saya pinggin tau tolong dibls ya mbk

    Reply

  51. ika
    Mar 28, 2012 @ 20:22:46

    assalamualaikum wr.wb.
    saya perempuan 22 thn.. telah menjalin hubungan berpacaran selama 5thn dgn pacar saya..umurnya jg 22thn.. dan saat ini hubungan kita sudah diujung tanduk..ato bahkan bisa dibilang sudah putus krna tepatny hr senin kmrn dia sdh menyatakan putus dgn saya..
    saya adalah seorang pribadi yg cuek, mudah marah, ngambekan, tdk romantis..tp sy sgt ingin kembali lge menjalin hubungan dg dia… saya tahu penyebab utama kita putus adalah karena keegoisanku..
    pacarku adalah sosok yg berprinsip, tanggung jawab, tdk mau diatur, keras kepala tapi dia sgt bertanggung jawab ke aku.. dy serius ke aku, dia mengerti bgmn aku..
    kita berdua disibukkan dg kegiatan msg2, dan terkadang disaat aku ingin bertemu dia tdk pernah.. hanya bs sekali dlm 1minggu,,
    aku tahu dgn sgla rutinitasnya dan aku g berhak utk melarang dia utk menikmati dunianya sendiri.. tetapi trkdg aku juga ingin bertemu dan disaat gbs, aku marah sama dia, ngambek sama dia.. bhkn aku lakuin berulang kali..
    hal ini yg menyebabkan semua ini bisa terjadi.. aku pngn memperbaiki smuanya.. aku pngn kita bisa berpacaran lagi..
    aku sudah minta maaf sama dia.. aku mencoba utk bisa merubah keadaan, tapi dia tetap pd pendiriannya dan minta wktu utk sndiri dulu..
    aku mlht dia menangis saat mengatakan itu.. aku bingung, aku mesti gmn y mas? gmn caraku mnta maaf dan memperbaiki diri kalau aku g diberi kesempatan & kepercayaannya lagi? apa arti air matanya kemarin? apa dia msh ada rasa ma aku? apa memang aku gbs berharap lagi sama dia..

    tlg solusinya y mas.. terima kasih..
    wassalamualaikum..

    Reply

  52. pacaranislamikenapa
    Mar 29, 2012 @ 11:55:29

    Assalamuálaykum warahmatullah,

    Mohon maaf jika ada(banyak) pertanyaan yang tidak kami jawab, terkait problematika pacaran yang anda hadapi, karena sekali lagi bahwa ini bukanlah blog tentang membenarkan “pacaran” (apakah pacaran jahili ataupun yg katanya pacaran islami dsbnya..karena yang namanya pacaran wujudnya sama).

    sebagaimana yang kami katakan dibanyak tempat diblog ini, pacaran apapun bentuk dan namanya adalah termasuk perkara yang mendekati zina, dan itu diharamkan oleh Allah dan RasulNya.

    Cukuplah hujjah ini untuk anda semua yang masih pacaran agar segera putus dan bertobat, karena hanya inilah solusi bagi anda yang pacaran, tidak ada yang lain.

    jika anda masih belum siap menikah, sibukkan diri anda dengan kegiatan positif, kajian2 agama, dll. dan jika anda sudah siap menikah, pilihlah cara perkenalan yang syarí, dan segerahlah menikah.

    wassalamuálaykum warahmatullah

    Reply

  53. farih
    Jul 05, 2012 @ 09:42:04

    assalamualaikum wr.wb.
    saya laki2 tela menjalani hbngan dgn pcar sya 1thn lbih ..
    aya selalu suru solat dan ngaji sma pcr sya..
    kan pcran di lrang .. tpi saya pacran hanya untk dsuruh bribdah kpda Allah SWT.
    truz bleh nd saya pcran kaya’ gni.. sdangkn pacran dilrang oleh islam..

    Mhon pnjlasannya ..
    Wassalam.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 27 other followers

%d bloggers like this: